Kemenperin Akan Fokus Kembangkan IKM Logam

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-03-23
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memfokuskan pengembangan sentra logam di Indonesia, antara lain di Ceper, Tegal, Yogyakarta, Sukabumi, Purbalingga, Semarang, Pasuruan, Sidoarjo, Sukabumi, dan Jabodetabek.

Kemenperin akan melakukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) terampil, bantuan teknologi mesin dan peralatan, pelatihan teknis produksi, memastikan ketersediaan serta bahan baku.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berharap IKM Logam dapat memperluas jaringan pasar, melakukan diversifikasi produk, menjalin kemitraan dengan industri besar dan meningkatkan ekspor. Di sisi lain, lanjutnya, IKM yang sudah mendapatkan kemitraan maupun bantuan dapat meningkatkan dan mengoptimalkan seluruh bantuan dan pendampingan yang telah diberikan.

“Sentra-sentra tersebut ke depan juga diarahkan menjadi pusat logistik, pusat bahan baku (material center) dan R&D bagi IKM di sekitarnya,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/3/2019).

Airlangga melanjutkan kementerian berupaya meningkatkan kemampuan teknis produksi IKM Logam sehingga mampu membuat produk komponen otomotif yang presisi, melalui proses pencampuran bahan baku yang tepat, penerapan teknologi mesin dan peralatan, serta kontrol kualitas.

pada tahun 2018, sektor alat angkutan memberikan kontribusi sebesar 1,86 persen terhadap PDB nasional. Di periode yang sama, produksi kendaraan roda empat atau lebih mencapai angka 1,34 juta unit dan total penjualan di dalam negeri sebesar 1,15 juta unit.

“Dengan nantinya produksi industri otomotif dalam negeri sebesar 2,2 juta unit, IKM logam akan memiliki kesempatan lebih besar untuk dapat masuk dan berkontribusi dalam rantai pasok industri otomotif nasional,” ujar Menperin.

Kementerian, ujarnya, optimistis dengan dukungan seluruh stakeholder serta dengan motivasi yang kuat dan usaha yang konsisten. Di samping itu, Airlangga menyampaikan para IKM di Ceper dapat menjadi bagian rantai pasok industri otomotif nasional. (bis)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Distan Bali Proyeksi Sejumlah Komoditas Pokok Alami Surplus
  • Petani Bawang Merah Pati Terapkan Budidaya Ramah Lingkungan
  • Stabilisasi Harga BBM demi Jaga Perekonomian Nasional
  • Maksimalkan Diservisifikasi dengan Pangan Lokal, Mentan: Penyuluh Harus Buat Petani Bersemangat
  • Erick: Stimulus Pemerintah Bisa Menahan Laju Pelemahan Ekonomi
  • Pandemi Covid-19 Momentum Bangun Rantai Pasok Domestik
  • Kadin Minta Penyaluran BLT untuk UMKM Terdampak Corona Dipercepat
  • Hadapi Corona, Kementan Beri Bantuan Modal ke Petani Selama 3 Bulan
  • Erick Thohir Ingin RI Tak Ketergantungan Impor Gula dan Alat Kesehatan
  • 63.029 Desa Telah Menerima Dana Desa Melalui Rekening Kas Daerah
  • Bank Indonesia Optimis Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 2%
  • Inflasi Selama Ramadhan dan Idul Fitri Terjaga Stabil
  • Jokowi Sisir 245 Proyek Strategi Nasional Usulan yang Jadi Prioritas
  • Protokol New Normal Sektor Pariwisata Mulai Disiapkan
  • Gagasan Membangun SDM Unggul di Balik Program Kartu Prakerja
  • Pertamina Pastikan Pembangunan Kilang RDMP Cilacap Tetap Jalan
  • Penanganan Covid-19 Baik, Wisata Bali Berpotensi Dibuka Saat New Normal
  • Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh dengan Mengoptimalkan SDM dan SDA
  • Kemenperin Dorong Kemandirian Industri Farmasi di Tengah Pandemi
  • Hadapi New Normal, Kemenperin Berbenah Sesuaikan Kebijakan Sektor Industri