Jokowi : Revitalisasi Pasar Harus Dikelola dengan Manajemen yang Baik

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-03-24
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Program revitalisasi pasar tradisional yang diluncurkan pemerintah, diharapkan bisa dikelola dengan manajemen yang baik. Pasar tradisional harus mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.

Hal ini dikemukakan Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat meresmikan pasar rakyat Pasar Badung di Kota Denpasar, Bali, Jumat (22/3/2019).

"Program revitalisasi pasar, saya berharap, pasar tradisional atau pasar rakyat bisa dikelola dengan manajemen yang baik dan bagus. Kebersihan pasar, termasuk kebersihan para pedagangnya harus tetap dijaga. Jangan sampai becek, kotor, dan bau," ujarnya.

Jokowi mengaku banyak berkeliling ke hampir seluruh pasar tradisional di Indonesia, namun menurutnya, arsitektur Pasar Badung adalah yang paling bagus dan artistik.

"Saya berharap, Pasar Badung bisa menjadi pusat heritage warisan pusaka budaya negeri ini", kata presiden.

Usai acara, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop dan UKM), AAGN Puspayoga, yang turut menghadiri peresmian Pasar Badung mengatakan, pasar tradisional yang mengalami bencana kebakaran pada 29 Februari 2016 tersebut, kini dibentuk dan dikelola dengan manajemen modern.

"Bahkan pembayaran dengan cara cashless sudah mulai dikenalkan pada para pedagang dan pembeli di Pasar Badung," ujarnya.

Meski sudah berpenampilan modern, Puspayoga menjamin filosofi Pasar Badung sebagai pasar rakyat tidak akan luntur.

"Rohnya tetap pasar rakyat, pasar tradisional, namun dikelola secara manajemen modern. Saya yakin, Pasar Badung akan menjadi ikon pengembangan ekonomi kerakyatan Kota Denpasar dan Bali pada umumnya," kata Puspayoga.

Beragam fasilitas turut melengkapi Pasar Badung kini, seperti fasilitas umum yang ramah disabilitas, ramah anak, ruang bermain anak, timbangan pos ukur ulang (penghargaan Kota Denpasar sebagai Kota Tertib Ukur Tahun 2017 oleh Dirjen Metreologi Kementerian Perdagangan RI).

Lebih dari itu, tersedia juga sekolah bagi anak pedagang pasar. Ada juga lift, eskalator, serta fasum dan fasos lainya. Namun yang paling fenomenal adalah Taman Kumbasari Tukad Badung, sebagai inovasi yang dirangkaikan dengan Smart Heritage Market Denpasar.

Pasar Badung enam lantai seluas 24.581 meter persegi ini terdiri dari dua basement dan empat lantai untuk los dan kios. Keseluruhan los berjumlah 1.450 unit, ditambah 290 unit lainnya, dengan total keseluruhan los dan kios berjumlah 1.740 unit. Seluruhnya siap menampung pedagang lama Pasar Badung yang mencapai 1.698 pedagang. (cnn)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Pemerintah Target 81 Juta Generasi Milenial Nikmati Program Satu Juta Rumah
  • Pasar Rakyat Kota Malang akan Dikenalkan pada IT
  • Pemerintah Kembangkan IKM Kelapa Terpadu Jambi-Gorontalo
  • Kementan Imbau Petani Mewaspadai Datangnya El Nino
  • Pemerintah Prioritaskan Proyek Pengembangan Kilang Cilacap
  • Pengusaha Puas Jokowi Menang Hitung Cepat
  • Pemilu Aman 2019 Bakal Kerek Investasi ke Indonesia
  • Menko Darmin Masih Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
  • Darmin: Pemerintah Sudah Siapkan Perencanaan Ekonomi 5 Tahun
  • Luhut Yakin Usai Pemilu Aliran Modal Asing Mengalir Deras
  • Menkeu: Usai Pemilu, Keyakinan Pasar Kembali
  • Menperin Yakin Iklim Investasi Tumbuh Usai Pilpres
  • Mendag: Dunia Usaha Makin Yakin dengan Indonesia
  • Ekonomi Pancasila Wujudkan Pemerataan dan Kemakmuran
  • Subak di Bali Dapat Pelatihan Pengoperasian Alsintan
  • Mentan Amran Sebut B100 Jadi Perlawanan Diskriminasi Kelapa Sawit Uni Eropa
  • SPH dan Kadin Sinergi Dorong Percepatan Industri 4.0
  • Jokowi Ingin Industri Halal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
  • Jokowi Janji Segera Tandatangani RPP Jaminan Produk Halal
  • KKP Dukung Pengembangan Ekonomi Sirkular