Jokowi Sebut Makassar New Port Serap Tenaga Kerja

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Ketenagakerjaan | 2019-04-01
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden RI Joko Widodo menyatakan bangga dengan pembangunan Makassar New Port yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan ke Makassar, Minggu (31 Maret 2019).

“Kita bangun kereta api, kita juga bangun Makassar New Port,” katanya. 

“Ini untuk menyerap tenaga kerja dan lapangan tenaga kerja. Proyek besar itu untuk membuka lapangan pekerjaan.” tambahnya.

Diketahui, mega proyek ini murni dibangun dan dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero).

Proyek ini dibangun dengan menggunakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk Tahap 1 A Paket A, B dan C sudah rampung, tinggal dilakukan finishing dan perapian.

Operasionalnya sendiri setelah ada izin permanen operasi oleh Dirjen Perhubungan Laut, yang sebelumnya telah dilakukan uji coba.

Mega proyek ini sudah di soft launching pada 2 November 2018. Sejak itu, peminat MNP cukup banyak. Terhitung sudah lebih dari 50 kapal yang sandar di dermaga untuk melakukan bongkar muat barang, sejak soft launching lalu hingga proyek ini akan diresmikan pengoperasiannya.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang mengatakan, selain memperlancar arus bongkar muat barang di Pelabuhan Makassar yang eksisting, kehadiran MNP yang dibangun secara bertahap, dimana Tahap I A, B dan C menyerap investasi sekitar Rp1,8 triliun ini juga untuk semakin membuka jalur direct call dan direct export ke luar negeri.

Secara total sampai dengan 31 Maret 2019, realisasi fisik pembangunan Makassar New Port Tahap I A yang terbagi lagi dalam Paket A, B dan C realisasi agregate-nya sudah mencapai 95,70%. Dengan rincian, Tahap 1 A Paket A progressnya kini sudah 100%, Paket B mencapai 96,24% dan Paket C sudah 85,90%.

“Saat ini, di Tahap I A Paket B sedang dilakukan pekerjaan revetment, pengecoran jalur RTGC, pekerjaan perkerasan paving block dan rigid serta pengerukan. Sedangkan di Paket C sedang dilakukan finishing top layer. Dalam minggu ini kami target pekerjaan finshing dan perapian untuk Tahap I A ini sudah selesai,” ujarnya. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Pemuda Tani HKTI Siapkan SDM Unggul
  • Kurangi Pengangguran, Rp10 Triliun Disiapkan untuk Kartu Pra Kerja
  • Pengembangan Sesuai Industri, Kualitas SDM RI Diyakini Salip Thailand
  • Jokowi: SDM Bisa Lawan Kutukan Sumber Daya Alam
  • Sertifikasi Kompetensi Pekerja Kunci Pengurangan Kemiskinan
  • SDM Menjadi Kunci Menghadapi Revolusi Industri 4.0
  • Ciptakan SDM Berdaya Saing, Kemenkop-UKM Latih Fasilitator KUKM
  • Sektor Padat Karya Kunci Atasi Pengangguran
  • Bulog Gandeng Bank BJB Jamin Tenaga Kerja Gudang
  • Kemnaker Dorong Instruktur Balai Latihan Kerja Manfaatkan IT
  • Soal Blok Masela, Jokowi Pastikan Tenaga Kerja dan Produk Indonesia Mendominasi
  • Beri Kesempatan Kepada Angkatan Kerja, Pemerintah Gulirkan Kartu Pra-Kerja
  • 500.000 Tenaga Konstruksi Indonesia Ditarget Kantongi Sertifikat Hingga Akhir 2019
  • Pemerintah Anggarkan Rp 10 Triliun untuk Kartu Prakerja
  • Pesantren Potensial Sediakan SDM Berkualitas untuk IKM
  • IKM Serap 60% dari Total Tenaga Kerja Industri
  • Modernisasi Tingkatkan Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Pertanian
  • RI Jalin Kerjasama Pengiriman Tenaga Kerja Berketerampilan Khusus ke Jepang
  • Kementan Fokus Tingkatkan SDM Pertanian
  • PBHMI Dukung Program Menteri Amran Ciptakan Petani Milenial