Kementan Canangkan Program Santri Tani di Sorong

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-04-11
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) Kementerian Pertanian menjangkau wilayah Sorong Papua Barat. Program ini mengajak masyarakat Muslim, terutama generasi muda, untuk bercocok tanam.

Sebelumnya program ini diluncurkan pada awal 2019 di Tasikmalaya. Tujuannya untuk menggerakkan dan memotivasi generasi muda agar mau menjadi petani, yang dalam ungkapan Arab sering disebut sayyidul bilad (pemilik negara).

Wakil Direktur II Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari Dr Aswandi menyebutkan, ada sepuluh KSTM. Realisasinya diawali dengan pendataan penerima program dan dilanjutkan dengan bimbingan teknis (Bimtek).  

Sebelum menjangkau wilayah Sorong, Bimtek telah dilakukan di Kabupaten Manokwari.  Bertempat di Pondok Pesantren Hidayatullah, Manokwari pada hari selasa (26/3).  Ayam buras menjadi ternak pilihan yang akan dibudidayakan peserta program ini.  

Sebanyak empat kelompok telah memperoleh teori-teori dasar serta praktik pembuatan kandang.  Kini giliran para santri kabupaten dan kota Sorong yang mendapatkan pengarahan.  Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sorong, Magriet Beatriks Hendrika Nauw, membuka secara resmi Bimtek KSTM ini.

Peserta terdiri dari dua kelompok santri yang berasal Pondok Pasantren (Ponpes) Hidayatulloh, dua kelompok dari Ponpes Nurul Yaqin 2 KSTM, satu kelompok dari Ponpes Salafiyah. Kemudian ada satu kelompok dari Ponpes Darul Atsar.  Total jumlah peserta sebanyak 60 orang.

Generasi muda

Program KSTM diharapkan dapat meningkatkan minat generasi muda pada sektor pertanian, percepatan pembudidayaan perternakan, meningkatkan minat, serta kompetensi santri bidang pertanian.  Santri-santri yang terpilih dan tergabung dalam KSTM merupakan Santri Tani Milenial memiliki minat di bidang pertanian dan adaptif terhadap teknologi digital. 

Tujuan dari Program ini yakni untuk meningkatkan PKS Santri Tani Milenial, serta memberi kesempatan santri untuk belajar bidang pertanian dengan pendekatan kelompok.  Salah seorang santri dari Ponpes Daurl Atsar, Ahmad merasa senang dengan adanya kegiatan ini.

“Bagi saya Program KSTM sangat bermanfaat, terlebih ini menjadi peluang usaha bagi teman-teman santri serta dapat menambah pendapatan,” ujar Ketua KSTM Ponpes Daurl Atsar, Sorong. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Pemerintah Target 81 Juta Generasi Milenial Nikmati Program Satu Juta Rumah
  • Pasar Rakyat Kota Malang akan Dikenalkan pada IT
  • Pemerintah Kembangkan IKM Kelapa Terpadu Jambi-Gorontalo
  • Kementan Imbau Petani Mewaspadai Datangnya El Nino
  • Pemerintah Prioritaskan Proyek Pengembangan Kilang Cilacap
  • Pengusaha Puas Jokowi Menang Hitung Cepat
  • Pemilu Aman 2019 Bakal Kerek Investasi ke Indonesia
  • Menko Darmin Masih Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
  • Darmin: Pemerintah Sudah Siapkan Perencanaan Ekonomi 5 Tahun
  • Luhut Yakin Usai Pemilu Aliran Modal Asing Mengalir Deras
  • Menkeu: Usai Pemilu, Keyakinan Pasar Kembali
  • Menperin Yakin Iklim Investasi Tumbuh Usai Pilpres
  • Mendag: Dunia Usaha Makin Yakin dengan Indonesia
  • Ekonomi Pancasila Wujudkan Pemerataan dan Kemakmuran
  • Subak di Bali Dapat Pelatihan Pengoperasian Alsintan
  • Mentan Amran Sebut B100 Jadi Perlawanan Diskriminasi Kelapa Sawit Uni Eropa
  • SPH dan Kadin Sinergi Dorong Percepatan Industri 4.0
  • Jokowi Ingin Industri Halal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
  • Jokowi Janji Segera Tandatangani RPP Jaminan Produk Halal
  • KKP Dukung Pengembangan Ekonomi Sirkular