Mentan Beri Bantuan Masyarakat Takalar Senilai Rp 15,7 T

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-04-13
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Tidak hanya memberikan bantuan kepada petani muda dan santri, Mentan dalam kunjungannya ke Kabupaten Takalar turut memberi perhatin kepada masyarakat lanjut usia hingga anak balita.

Bertempat di alun - alun Kota Takalar, Menteri Pertanian memberikan bantuan sejumlah Rp 15,7 triliun kepada masyarakat Takalar termasuk di dalamnya bantuan ayam, kambing, perkebunan dan aneka benih hortikultura. 

 

"Bantuan kami bawa untuk Takalar sebanyak 160 ribu ekor ayam kampung lengkap dengan vaksin, pakan dan kandang. Selain itu kambing, sapi dan 87 unit traktor, termasuk benih hortikultura," ujar Amran di hadapan 15 ribu peserta berasal dari enam kabupaten.

Amran berkata, ini bantuan terbanyak dan perlu diketahui bahwa produksi jagung Sulsel terus meningkat termasuk eskpor jagung. Kita besarkan jagung, bangun feedmill.

Perintah presiden, lanjut Amran, harga jagung harus minimal Rp 3.150. Dulu impor 3,5 juta ton, hari ini sudah mampu eskpor. Ekspor terus tumbuh dan sekarang bisa langsung ke Jepang, tidak perlu transit ke Lampung  dan Surabaya. 

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Moh Ismail Wahab merasa takjub dengan semangat masyarakat Takalar menyambut Menteri Pertanian.

"Saya sangat gembira dan takjub melihat antusias masyarakat Takalar dan kabupaten sekitarnya dalam menyambut acara Bapak Menteri. Mereka seperti ingin selalu bersama Bapak Menteri yang telah banyak memberikan bukti kerja nyata dan bantuan yang sangat bermanfaat bagi petani," ujar Ismail.

Bupati Takalar Syamsari Kitta, mengucap banyak terima kasih atas perhatian Presiden dan Menteri Pertanian. "Kami segenap warga mengucap terima kasih kepada Presiden dan Mentan. Dana desa sebesar Rp 135 miliar sangat memperhatikan pembangunan perkotaan dan desa. Kami memiliki program '1 Sapi untuk 1 KK' yang tahun ini akan ditingkatkan menjadi 3000 sapi sebagai upaya menjadikan Takalar sentra bibit," ujar Syamsari.

Pertanian dan santri millenial

Hashmuddin, ustaz penerima bantuan hortikultura dari Pesantren Darul Aman sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan dan akan berusaha maksimal mengembangkannya.

"Kami senang, tidak hanya benih, pupuk dan lainnya juga akan diberikan. Mudah-mudahan dengan bantuan ini akan menghasilkan yang terbaik. Kami sangat bersemangat dengan bantuan ini. Kami merasa mendapat perhatian dari Menteri Pertanian.

Dengan dukungan terhadap santri sebagai cikal bakal petani milenial, dirinya sangat bergembira.  "Kami sangat bergembira pemerintah saat ini memberikan perhatian kepada pondok - pondok pesantren, memberikan bantuan agar pesantren jauh lebih baik lagi dan menjadikan generasi pesantren sebagai generasi masa depan pertanian.” (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Turunkan Tim Penanganan Kekeringan
  • Ditjen PSP Bahas Pengembangan Sumber Daya Pertanian untuk Trans Papua
  • Kemenkeu Bangun Ekosistem Kepatuhan dan Kemudahan Berusaha
  • Kementan Benahi Sistem Pengairan yang Terhambat
  • Pemerintah Libatkan KPK Untuk Proyek Blok Masela
  • Kementan Gelar Pelatihan Teknis Alsintan di Kudus
  • Pemerintah Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital
  • Pemerintah Siapkan Insentif untuk Industri Padat Karya
  • Selandia Baru Apresiasi Indonesia Cetak Petani Muda
  • Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Halal Segera Diluncurkan
  • Jokowi Minta Pengusaha Investasi di Mandalika
  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usaha Tani
  • Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Andalan Presiden Jokowi
  • Ini Cara Ditjen PSP Tingkatkan Strategi dan Operasional Hingga 2024
  • Mahasiswa Harus Berperan Wujudkan Kedaulatan Energi
  • Upah Buruh Tani Mei 2019 Naik 0,19 Persen
  • Kementan Serahkan Bantuan Alsintan 2019 untuk Sarolangun
  • Kemenhub: Bandara Kertajati Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jabar
  • Pemerintah Buka Peluang Beras Bulog Masuk BPNT
  • Kepala BKP Kementan Imbau KRPL Berkelanjutan