Pertama di Dunia, RI Dukung Pengembangan Sawit Jadi Bensin dan LPG

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2019-04-14
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Indonesia adalah salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia. Selain dimanfaatkan sebagai campuran bahan bakar minyak jenis solar, kini penelitian pemanfaatan sawit untuk bahan bakar jenis bensin (gasolin) maupun LPG (Liquified Petroleum Gas) tengah dikembangkan di Indonesia, salah satunya melalui kerja sama Pertamina dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Indonesia yang pertama mengembangkan sawit untuk bensin melalui co-prosessing. Minyak sawit dicampurkan ke kilang dengan proses cracking, menggunakan katalis Merah Putih, yang juga merupakan produksi anak bangsa, dan akan menghasilkan bensin dan LPG di akhir proses," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral, Dadan Kusdiana di Jakarta, Sabtu (13/4)

Dadan mengungkapkan, pemanfaatan sawit untuk bensin ini juga telah dilakukan di beberapa negara seperti di Amerika, Italia, dan UEA. Namun, yang dikembangkan di negara-negara tersebut adalah membuat pabrik baru yang dapat mengolah langsung sawit dengan bensin sebagai salah satu produknya. "Yang mereka kembangkan bukan co-prosessing, tapi standalone, dari sawit menghasilkan bensin. Untuk co-processing ini kita yang pertama," paparnya.


Kelebihan lain dari co-prosessing ini, lanjut Dadan, kita masih dapat menggunakan kilang exsisting, sehingga lebih hemat dalam proses produksinya. "Yang digunakan adalah kilang eksisting, hanya ditambahkan proses di tengahnya untuk menghasilkan bensin dan LPG," imbuh Dadan.

Terkait harga, Dadan mengungkapkan, bensin dari sawit ini nantinya masih akan tergantung dari harga bahan baku sawitnya. "Ada mekanisme yang saling menguntungkan pastinya, bisa melalui intensif atau bentuk lain, karena kita tahu hingga saat ini di lapangan kita tahu kalau harga minyak goreng selalu lebih mahal dari bahan bakar," tandasnya. (sin)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Distribusi BBM Lancar, PBNU dan APEI Apresiasi Pertamina
  • Kestabilan Pasokan Listrik Kunci Pertumbuhan Industri
  • Pemerintah Berencana Pangkas Subsidi Listrik Tahun Depan
  • 50 Ribu Paket Konverter Kit akan Dibagikan 2020
  • Pemerintah dan PGN Bahas Harga Gas Kawasan Industri Batam
  • 2020, Lebih dari 690 Ribu Rumah akan Teraliri Jargas
  • Gubernur Sumsel Dorong PLN Kembangkan Energi Terbarukan
  • Pertamina akan Tindak Tegas SPBU Jika Terbukti Curang
  • PLTGU Jawa 2 Tambah Pasokan Kelistrikan Jawa Bali
  • 2020, Jaringan Gas Bertambah 293 Ribu Sambungan
  • Distribusi Elpiji Tertutup Akan Diterapkan Tahun 2020
  • Pemerintah Sebut Tarif Listrik Naik Kemungkinan Dilakukan di 2020
  • ESDM Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Dasar Listrik
  • PGN Dorong Penggunaan Gas kepada Industri
  • Pertamina Pastikan Distribusi BBM ke Seram Bagian Barat Aman
  • Program B-100 Akan Hemat Devisa Rp100 Triliun
  • PLN Siap Serap B-30 untuk Pembangkit
  • PLN Pasok Listrik Berlapis ke MK
  • Pertamina Tawarkan Skema Baru Pembangunan Kilang Cilacap
  • Pertamina Tambah Pasokan Elpiji di Batam