Naik Kapal Perang, Menteri Susi Pudjiastuti Tangkap 7 Kapal Asing

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Peternakan, Perikanan dan Kelautan | 2019-04-20
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menggelar operasi pengawasan untuk memberantas penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di perairan perbatasan Laut Natuna Utara Kepulauan Riau.

Dalam operasi yang didukung oleh armada TNI Angkatan Laut KRI Usman Harun, Menteri Susi berhasil mendeteksi keberadaan 7 kapal ikan asing berbendera Tiongkok yang sedang melintas di Laut Natuna Utara.

Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ketujuh kapal tersebut dalam pelayaran menuju ke Mozambik dan tidak didapatkan dugaan melakukan kegiatan illegal fishing.

Meski tidak ditemukan indikasi kegiatan ilegal fishing terhadap 7 kapal asing tersebut, selama di atas KRI Usman Harun, Menteri Susi berkesempatan memotivasi para prajurit TNI AL yang bertugas di kapal untuk terus bekerja penuh semangat mewujudkan kedaulatan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

Menteri Susi juga tak lupa menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh awak KRI Usman Harun atas kerja kerasnya menangkap kapal-kapal perikanan ilegal di Laut Natuna Utara.

"Saya bangga atas kerja keras para petugas di laut yang gagah berani menangkap kapal asing ilegal, walaupun medan dan tantangan yang dihadapi tidak mudah," ungkap Menteri Susi melalui keterangan resminya, Jumat (19/4).

Menteri Susi menegaskan pemerintah sendiri memiliki tujuan yang sama untuk memberantas illegal fishing dari perairan Indonesia. Itu dilakukan agar sumber daya ikan dapat terus dinikmati oleh generasi saat ini dan generasi yang akan datang.

Untuk itu, Menteri Susi mengajak kepada seluruh awak KRI Usman Harun untuk terus bekerja penuh semangat sesuai dengan peran yang dimiliki masing-masing.

Dalam operasi tersebut Menteri Susi Pudjiastuti juga didampingi oleh Sekretaris Jenderal KKP Nilanto Perbowo, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Agus Suherman, Danguskamla Armada I Laksma TNI Dafid Santoso, serta Danlanal Natuna Letkol Laut (P) Harry Setyawan S.E (mer)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Soal Gugatan di WTO, Kementan Sebut RI Belum Punya Kesepakatan Impor Ayam dengan Brasil
  • Kementan Ajak Pelaku Perunggasan Stabilkan Harga Unggas
  • KKP Catat 21 Provinsi Sudah Terapkan Aturan Zonasi Wilayah Pesisir
  • KKP Apresiasi Penerapan Prinsip Berkelanjutan Budidaya Tilapia
  • KKP Tangkap Kapal Ikan Ilegal Malaysia
  • Program Upsus Siwab Tingkatkan Populasi Sapi
  • KKP Sebut Daya Beli Pembudi daya Ikan Tumbuh Positif
  • Program Asuransi Perikanan Dorong Semangat Pembudi Daya
  • Waspadai Mutasi Virus Flu Burung, Pasar Unggas Hidup Diawasi
  • Menteri Susi Bakal Kembali Tenggelamkan Kapal Asing Ilegal Usai Lebaran 2019
  • Menteri Susi Lepasliarkan 37.000 Benih Lobster Hasil Penyelundupan
  • Jelang Lebaran Stok Daging Sapi dan Kerbau Surplus 2.450 Ton
  • Jelang Lebaran, Stok Daging Ayam dan Telur Surplus 184.134 Ton
  • 21 Alat Bantu Tangkap Ikan Ilegal Diamankan
  • Kementan Tingkatkan Kualitas Data Online Peternakan
  • Luhut Siapkan Langkah untuk Mendorong Budidaya Perikanan
  • Kementan Optimistis Target 1.000 Pedet Belgian Blue Tercapai
  • Kementan Koordinasikan Pengendalian Rabies di Dompu
  • Pengusaha Udang Dukung Larangan Penggunaan Induk Asal Tambak
  • Anak Buah Menteri Susi Kembali Tangkap Kapal Ilegal Berbendera Filipina