Gubernur BI Optimistis Rupiah Stabil

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Moneter | 2019-04-30
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyakini nilai tukar rupiah bakal kembali bergerak stabil, meskipun dalam beberapa pekan terakhir mata uang Garuda terlihat mengalami pelemahan cukup dalam. Optimistis Perry, lantaran menurutnya arus modal asing ke pasar nasional masih deras setelah The Fed menahan suku bunga acuannya.

"Kami meyakini nilai tukar rupiah akan tetep stabil. Ada sejumlah hal yang kami sampaikan. Satu, stabilitas nilai tukar dijaga karena memang inflownya terus naik. Inflow ke dalam surat berharga negara terus naik dan itu akan menambah suplai di pasar valas," ujar Perry di Jakarta, Jumat (25/4/2019).

Ditambah menurutnya The Fed yang akan mempertahankan suku bunga acuan, membuat selisih suku bunga instrumen keuangan (differential interest rate) di negara berkembang, dan obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun kian melebar. Kondisi tersebut bakal menambah ketertarikan investor untuk beralih ke instrumen di negara berkembang termasuk ke Indonesia karena imbal hasil yang ditawarkan lebih tinggi.

"Perbedaan suku bunga antara Indonesia dengan treasury bill itu juga cukup menarik bagi investor asing untuk menanamkan dananya ke Indonesia," ujar dia.

Saat ini, obligasi pemerintah AS (treasury bill) bertenor 10 tahun memiliki imbal hasil 2,63%. Sementara, imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun menawarkan imbal hasil di kisaran 7,7%. Karena itu, Perry optimstis, pergerakkan nilai tukar rupiah akan lebih terkendali.

BI mengaku saat ini merujuk pada kajian bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga acuannya dalam dua tahun ke depan hingga 2020. Hal itu karena pertumbuhan ekonomi AS masih melambat menyusul menurunnya tingkat pendapatan dan terbatasnya stimulus fiskal. Selain itu, inflasi di AS juga tidak terlalu tinggi. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Suku Bunga BI Turun, OJK: Sinyal Positif untuk Investor
  • Menteri Sri Mulyani Janji Terus Perkecil Peran Asing di Utang RI
  • BI: Utang Luar Negeri Indonesia Masih Sehat dan Terkendali
  • Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 125,9 Miliar Dolar AS
  • Stabilitas Rupiah akan Terjaga Hingga Akhir Tahun
  • BI Perkirakan Inflasi Bulan Juli 0,23%
  • BI: Aliran Masuk Modal Asing Per Juli Capai Rp 192,5 Triliun
  • Gubernur BI Pastikan Rasio Utang Masih Aman dan Terkendali
  • Gubernur BI Prediksi Investasi Tumbuh 6% di 2019
  • Darmin: Surplus Neraca Perdagangan Bisa Terus Berlanjut
  • Langkah Strategis BI dan Pemerintah Jaga Inflasi Sesuai Sasaran
  • BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II di Angka 5,1 Persen
  • Biodiesel B100 Hasil Riset Kementan Bisa Hemat Devisa 26 Triliun
  • BI Prediksi Inflasi Juli 2019 Capai 0,12%
  • Cadangan Devisa Naik Jadi 123,8 Milar Dolar AS Akhir Juni
  • BI: Aliran Modal Asing Capai Rp 170,1 Triliun
  • Inflasi Juni 2019 Terkendali, BI Konsisten Jaga Stabilitas Harga
  • BPS Catat Inflasi Juni 0,55 Persen
  • Inflasi Juni 2019 Lebih Rendah Dibanding Dua Tahun Terakhir
  • Menteri PPN: Pemindahan Ibu Kota tak akan Menciptakan Utang