'Ketersediaan uang rupiah selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran 2019 dipastikan cukup baik dari sisi jumlah dan denominasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kerja Bank Indonesia Jember,' kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat.

Tahun 2018, lanjut dia, BI Jember menyiapkan sebanyak Rp7,2 trilun uang pecahan baru untuk wilayah kerja BI Jember yang meliputi Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, dan Lumajang atau wilayah eks Keresidenan Besuki dan Lumajang (Sekarkijang), namun realisasinya hanya Rp4,38 triliun.

'Tahun ini kami lakukan evaluasi terhadap kebutuhan uang pecahan baru, sehingga proyeksi kebutuhan uang tunai sepanjang Ramadhan dan menjelang Lebaran 2019 sebesar Rp5,01 triliun dan mengalami kenaikan sebesar 14,22 persen dibandingkan realisasi tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp4,38 triliun,' tuturnya.

Ia menjelaskan pemenuhan uang rupiah di wilayah kerja BI Jember dilakukan melalui kegiatan kas keliling yang dilaksanakan langsung oleh Bank Indonesia dan pihak perbankan, sehingga masyarakat dapat melakukan penukaran langsung ke perbankan setempat.

'Bank Indonesia Jember telah melakukan langkah antisipatif melalui koordinasi dengan perbankan dan pihak terkait dalam upaya penukaran uang pecahan kecil untuk melayani kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Lebaran 2019 di Jember,' katanya.

Menurutnya, beberapa program layanan penukaran uang yakni sinergi penukaran uang rupiah bersama Pemkab Jember melalui kegiatan pasar murah Disperindag Jember di lima titik lokasi kecamatan pada 7-28 Mei 2019, kemudian BI Jember juga melakukan sinergi dengan perbankan melalui loket penukaran bank di eks Keresiden Besuki dan Lumajang pada 8-29 Mei 2019.

'Kami juga melakukan sinergi penukaran uang rupiah bersama perbankan melalui layanan penukaran mobil branch bank dan mobil kas keliling Bank Indonesia di alun-alun Jember pada 22-29 Mei 2019,' ujarnya.

Hestu mengatakan BI sebagai otoritas sistem pembayaran akan menjamin ketersediaan uang rupiah dalam jumlah dan denominasi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam rangka menjaga kelancaran sistem pembayaran.

'Kami imbau masyarakat menukarkan uang pecahan baru di tempat-tempat perbankan dan kas keliling BI Jember yang sudah ditentukan karena penukaran uang di tepi jalan rawan uang palsu dan jumlahnya tidak sesuai yang ditukarkan,' katanya.