Sri Mulyani Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menkeu Jepang

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Moneter | 2019-05-03
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Jepang Taro Aso di sela-sela Pertemuan Tahunan ke-52 Bank Pembangunan Asia (ADB) di Nadi, Fiji, pada Kamis (2/5) waktu setempat. Sri Mulyani, dalam pertemuan yang dipantau dalam laman Instagramnya, Jumat (3/5), menyatakan pemerintah Indonesia akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur.

Salah satu pembangunan sarana infrastruktur tersebut adalah Moda Raya Terpadu (MRT) fase II di Jakarta yang akan segera dimulai. Ia menambahkan pemerintah Indonesia juga akan mengundang swasta untuk terlibat dalam pembiayaan infrastruktur melalui skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Sri Mulyani turut mengundang keterlibatan pemerintah Jepang untuk berinvestasi dalam pembangunan jalan tol maupun kereta api di wilayah utara dan selatan Sumatera. Terkait fokus pemerintah Indonesia selanjutnya, ia menyampaikan, pembangunan dalam bidang sumber daya manusia, kesehatan dan pendidikan akan menjadi prioritas utama.

Dalam kesempatan ini, Taro Aso yang juga merangkap sebagai Deputi Perdana Menteri Jepang, menyampaikan selamat atas operasional MRT fase I yang diharapkan mampu mengurangi masalah kemacetan di Jakarta.

Sebelumnya, Sri Mulyani juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Fiji Aiyaz Sayed-Khaiyum dan Menteri Keuangan Georgia Ivane Matchavariani. Dalam pertemuan dengan Aiyaz Sayed-Khaiyum, isu yang disampaikan antara lain terkait dengan pengembangan pariwisata dan conservation fund.

Selama ini pemerintah Indonesia juga telah membantu Fiji dalam membangun kembali gedung sekolah yang terdampak oleh bencana alam. Oleh karena itu, Sri Mulyani mengingatkan kembali pentingnya kajian terkait standar gedung di kawasan tersebut agar tahan dari gempa.

Selain itu, Fiji juga berminat untuk melakukan diversifikasi pendanaan untuk BUMN dan mengundang investor masuk dari Indonesia. Sementara itu, pertemuan dengan Ivane Matchavariani, membahas mengenai pencalonan Georgia sebagai tuan rumah Pertemuan Tahunan ADB pada 2021.

Sri Mulyani memberikan dukungan kepada Georgia dan akan melakukan konsultasi dengan Presiden ADB mengenai pencalonan tersebut. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • KSSK Pastikan Kondisi Keuangan Indonesia Stabil
  • Utang Luar Negeri USD401,4 Miliar Diyakini Tak Ganggu Ekonomi
  • Defisit Neraca Dagang Sedikit Membaik, BI Terus Perkuat Ketahanan Ekonomi
  • Bank Indonesia Ramal Inflasi Januari 0,41 Persen, Terendah Sejak 2016
  • BI soal Rupiah Menguat ke Rp13.772 per USD: Bukti Ekonomi Indonesia Membaik
  • Pekan Kedua Januari 2020 Inflasi Masih Terkendali
  • Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 129,2 Miliar Dolar AS
  • Sri Mulyani Sebut Utang Indonesia Masih Lebih Baik di Asia
  • Cadangan Devisa Desember 2019 Diprediksi Meningkat
  • BI Optimistis Inflasi 2020 Bakal Terkendali
  • Gubernur BI Sebut Rupiah Termasuk yang Terbaik di Asia
  • BI Targetkan Inflasi 2020 Sebesar 3,0 Plus Minus 1 Persen
  • Inflasi 2019 2,72 Persen, Terendah Sejak 2009
  • Penerimaan Bea Cukai Tembus Target Lagi di 2019
  • Bank Indonesia Catat Uang Beredar per November Tumbuh 7,1 Persen
  • Devisa Hasil Ekspor Oktober 2019 Tembus US$12 Miliar
  • Bank Indonesia : Aliran Modal Asing 2019 Capai Rp226 Triliun
  • OJK: Stabilitas Keuangan Tetap Terjaga
  • Sri Mulyani Optimistis Defisit APBN 2019 Tetap 2,2 Persen
  • Ekonomi RI Tahun Depan Tetap Terjaga, BI Pede Tumbuh 6% di 2024