Demo 22 Mei tak Terlalu Pengaruhi Pasar Modal

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Moneter | 2019-05-22
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini, Rabu (22/5), dibuka melemah 2,98 poin atau 0,16 persen ke level 5.948,38. Kondisi global masih menjadi faktor utama pelemahan ini.

 

Analis Artha Sekuritas Dennis Christoper Jordan mangakui aksi demonstrasi 22 Mei berpengaruh terhadap pergerakan IHSG meskipun tidak signifikan. "Pengaruhnya lebih ke kepercayaan investor, jadi tidak secara langsung mempengaruhi bursa saham," ujar Dennis, Rabu (22/5).

Menurut Dennis, ada kekhawatiran dari para investor akan prospek ekonomi Indonesia ke depan. Meskipun pada kenyatannya perekonomian masih berjalan normal. Terbukti banyak masyarakat masih beraktifitas seperti biasanya.

Senada dengan Dennis, analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan aksi 22 Mei tidak terlalu berpengaruh terhadap pasar saham. Kemampuan pemerintah dalam menjaga tingkat stabilitas fundamental makroekonomi domestik, memberikan katalis positif bagi meningkatnya tingkat kepercayaan investor.

"Pemerintah mampu menjaga tingkat stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan," tutur Nafan.

Adapun peran pemerintah dalam menjaga tingkat stabilitas politik dan keamanan dieksekusi dengan efektif. Hal ini membuat stabilitas fundamental makroekonomi masih terpelihara dengan efektif. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • KSSK Pastikan Kondisi Keuangan Indonesia Stabil
  • Utang Luar Negeri USD401,4 Miliar Diyakini Tak Ganggu Ekonomi
  • Defisit Neraca Dagang Sedikit Membaik, BI Terus Perkuat Ketahanan Ekonomi
  • Bank Indonesia Ramal Inflasi Januari 0,41 Persen, Terendah Sejak 2016
  • BI soal Rupiah Menguat ke Rp13.772 per USD: Bukti Ekonomi Indonesia Membaik
  • Pekan Kedua Januari 2020 Inflasi Masih Terkendali
  • Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 129,2 Miliar Dolar AS
  • Sri Mulyani Sebut Utang Indonesia Masih Lebih Baik di Asia
  • Cadangan Devisa Desember 2019 Diprediksi Meningkat
  • BI Optimistis Inflasi 2020 Bakal Terkendali
  • Gubernur BI Sebut Rupiah Termasuk yang Terbaik di Asia
  • BI Targetkan Inflasi 2020 Sebesar 3,0 Plus Minus 1 Persen
  • Inflasi 2019 2,72 Persen, Terendah Sejak 2009
  • Penerimaan Bea Cukai Tembus Target Lagi di 2019
  • Bank Indonesia Catat Uang Beredar per November Tumbuh 7,1 Persen
  • Devisa Hasil Ekspor Oktober 2019 Tembus US$12 Miliar
  • Bank Indonesia : Aliran Modal Asing 2019 Capai Rp226 Triliun
  • OJK: Stabilitas Keuangan Tetap Terjaga
  • Sri Mulyani Optimistis Defisit APBN 2019 Tetap 2,2 Persen
  • Ekonomi RI Tahun Depan Tetap Terjaga, BI Pede Tumbuh 6% di 2024