Dana Desa Imogiri Percepat Pemerataan Pembangunan Jalan

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Keuangan Negara dan Daerah | 2019-05-23
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Dana Desa yang diterima Pemerintah Desa Imogiri, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mampu mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur jalan desa setempat untuk kemajuan pembangunan desa. Dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat ke desa sejak 2014 membawa manfaat bagi pertumbuhan pusat ekonomi desa dan meratakan pembangunan infrastruktur jalan hingga pelosok desa.

"Dana desa itu jelas membantu sekali dalam kemakmuran masyarakat desa karena dapat mempercepat pemerataan pembangunan, kalau hanya mengandalkan alokasi dana desa tidak cukup, karena juga untuk kegiatan lain," kata mantan lurah Desa Imogiri Sunardi di Bantul, Rabu (22/5).

Sunardi yang habis masa jabatan lurah pada April 2019 ini mengatakan, sebelum ada dana desa pada 2014, Desa Imogiri yang terdiri empat pedukuhan ini masih banyak jalan yang belum diperkeras. Namun saat ini sudah banyak jalan bahkan jalan lingkungan dusun sudah diperkeras.

Selain mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur jalan desa, kata dia, dana desa sebagian dimanfaatkan untuk program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan kios-kios Usaha Kecil Menengah (UKM) dan fasilitasi modal tambahan bagi pelaku industri kecil untuk mengembangkan usaha.

"Dana desa manfaatnya besar sekali, buktinya itu para pelaku UKM pada bermunculan, karena dari dana desa itu mereka bisa mengikuti pelatihan usaha dan mendapat tambahan modal usaha," katanya.

Bahkan, kata dia, Desa Imogiri dengan dukungan Dana Desa yang berkisar Rp 1 miliar tiap tahun, mampu mendongkrak pendapatan desa melalui pemasukan uang dari hasil sewa kios kepada pedagang yang dibangun dengan sebagian dana tersebut.

"Dari dana desa itu desa bisa mendongkrak pendapatan dari sewa kios yang dibangun di atas tanah kas desa dengan izin Gubernur, jadi pemanfaatan kios diprioritaskan bagi warga Imogiri dengan sewa tidak memberatkan," katanya. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Soal Dana Desa, Menteri Sri Mulyani Minta Kepala Daerah Aktif Sisir Desa Fiktif
  • Pemkab Banyumas kucurkan pinjaman bergulir untuk usaha mikro dan kecil
  • BNI Syariah kenalkan Platform Sekolah Pintar di Aceh
  • Samsat Bekasi targetkan pendapatan Program Hapus Denda Rp33 miliar
  • Perbankan bidik Jatim jadi penyumbang DPK tertinggi
  • Proyek percontohan percepatan keuangan inklusif diluncurkan di Cirebon
  • BRI optimistis penyalurkan KUR di Aceh capai target
  • BPD Bali-LPD perkuat layanan daring masyarakat adat
  • Belanja Bekasi 2020 ditetapkan sebesar Rp6,3 triliun
  • Bank wakaf mikro, terobosan pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren
  • Realisasi penerimaan cukai KPPBC Kudus capai Rp22,33 triliun
  • Papua Barat tindaklanjut rekomendasi BPK terkait dana Otsus
  • Pemerintah Pastikan Pantau Dana Desa yang Telah Disalurkan
  • BI Cirebon gelar CFF perkenalkan ekonomi digital kepada masyarakat
  • Jabar peringkat kedua jumlah investor terbanyak di Indonesia
  • Kemendagri minta Pemda jangan hanya berorientasi pada pemasukan PAD
  • Kemendes PDTT Klaim Sudah Pantau Penggunaan Dana Desa
  • Kemenkeu evaluasi internal terkait dugaan penyaluran dana desa fiktif
  • Legislator minta Bappenas serius tingkatkan peran ekonomi syariah
  • Legislator harapkan adanya perbaikan tata kelola penyaluran dana desa