Ada THR, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2019 Diprediksi Capai 5,1 Persen

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Moneter | 2019-05-25
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan menggenjot pertumbuhan ekonomi pada kuartal II tahun ini mencapai 5,1 lebih tinggi dibanding kuartal-I sebesar 5,07 persen.

"Kemarin masih 5,07 persen kita berharap akan tetap terjaga di atas 5 persen bahkan mendekati 5,1 persen," ujar Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/5).

Dia mengatakan, penyaluran THR pemerintah pusat dan daerah akan memberi dampak secara langsung pada konsumsi jika dibelanjakan secara langsung. Walaupun tidak dibelanjakan secara langsung, pengeluaran juga tetap dilakukan saat menghabiskan waktu liburan bersama keluarga.

"Dampaknya kepada perekonomian tentu adalah dari sisi konsumsi. Biasanya terjadi adalah first round effect kemudian second round effect. First round effect apabila mereka membelanjakan keseluruhan THR itu, berarti Rp 20 T di tingkat pusat, dan seluruh pemda nanti kita hitung jumlah totalnya, maka pengaruhnya adalah langsung," jelasnya.

"Kalau tidak semua dibelanjakan marginal propensity to consumenya mereka, walaupun biasanya jelang lebaran ada ekstra belanja jadi MPC nya kalau dapat income 100 MPC mungkin lebih besar karena ada ekstra entah untuk makanan, baju atau perjalanan. Sehingga kita berharap pengaruhnya lebih besar dibandingkan bulan-bulan biasa," sambungnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut juga berharap kondisi ekonomi dalam negeri terus membaik. Sehingga kepercayaan konsumen tetap terjaga. "Kita berharap di kuartal-II ini dari sisi pertumbuhan ekonomi dari sisi agregat demand tentu terjaga di atas 5 persen. Tentu kita berharap situasi politik tetap kondusif, sehingga confidence konsumen tetap terjaga," tandasnya. (mer)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • KSSK Pastikan Kondisi Keuangan Indonesia Stabil
  • Utang Luar Negeri USD401,4 Miliar Diyakini Tak Ganggu Ekonomi
  • Defisit Neraca Dagang Sedikit Membaik, BI Terus Perkuat Ketahanan Ekonomi
  • Bank Indonesia Ramal Inflasi Januari 0,41 Persen, Terendah Sejak 2016
  • BI soal Rupiah Menguat ke Rp13.772 per USD: Bukti Ekonomi Indonesia Membaik
  • Pekan Kedua Januari 2020 Inflasi Masih Terkendali
  • Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 129,2 Miliar Dolar AS
  • Sri Mulyani Sebut Utang Indonesia Masih Lebih Baik di Asia
  • Cadangan Devisa Desember 2019 Diprediksi Meningkat
  • BI Optimistis Inflasi 2020 Bakal Terkendali
  • Gubernur BI Sebut Rupiah Termasuk yang Terbaik di Asia
  • BI Targetkan Inflasi 2020 Sebesar 3,0 Plus Minus 1 Persen
  • Inflasi 2019 2,72 Persen, Terendah Sejak 2009
  • Penerimaan Bea Cukai Tembus Target Lagi di 2019
  • Bank Indonesia Catat Uang Beredar per November Tumbuh 7,1 Persen
  • Devisa Hasil Ekspor Oktober 2019 Tembus US$12 Miliar
  • Bank Indonesia : Aliran Modal Asing 2019 Capai Rp226 Triliun
  • OJK: Stabilitas Keuangan Tetap Terjaga
  • Sri Mulyani Optimistis Defisit APBN 2019 Tetap 2,2 Persen
  • Ekonomi RI Tahun Depan Tetap Terjaga, BI Pede Tumbuh 6% di 2024