Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Investor Dipermudah, Jurus Jaga Pertumbuhan Pasar Modal RI

70 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Pasar Modal | 2017-08-14
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses instrumen investasi di pasar modal agar pertumbuhan industri pasar modal terus terjaga.

”Meningkatnya minat investor untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia dapat membantu menjaga pertumbuhan industri,” kata Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari Dewi di Jakarta.

Dia memaparkan bahwa hingga pertengahan 2017 ini, KSEI mencatat beberapa peningkatan kinerja operasional. Jumlah Single Investor Identification (SID) meningkat 14,7% dari 894.116 per tahun 2016 menjadi 1.025.414 per Juli tahun 2017.

”KSEI mencatat rekor baru untuk jumlah investor pasar modal Indonesia yang telah menembus angka 1 juta. Jumlah itu merupakan jumlah SID terkonsolidasi yang terdiri dari investor pemilik saham, surat utang, reksa dana, Surat Berharga Negara (SBN) dan Efek lain yang tercatat di KSEI," paparnya.

Dari segi demografi, Friderica Widyasari Dewi mengatakan bahwa profil investor yang tercatat berdasarkan data KSEI per tanggal 31 Juli 2017 sebagian besar merupakan berusia 21-30 tahun dan investor berusia 31-40 tahun, yang masing-masing sebesar 25%.”SID individu didominasi oleh investor dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 59%," katanya.

Secara komposisi, dia mengemukakan bahwa sebagian besar investor pasar modal Indonesia merupakan investor perorangan lokal, dengan jumlah mencapai 993.181 investor atau 96% dari total jumlah investor. Sejalan dengan semangat untuk turut mengembangkan pasar modal Indonesia, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, KSEI selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian melakukan serangkaian pengembangan infrastruktur untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi investor dan pelaku pasar.

”Hal itu sejalan dengan upaya OJK dan Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal untuk meningkatkan jumlah investor, khususnya investor lokal," ujarnya.

Dalam rangka mendukung kemudahan berinvestasi, Friderica Widyasari Dewi mengatakan pihaknya memberikan kemudahan pembukaan rekening efek, dimana pembukaan dapat dilakukan oleh perbankan.

”Hal ini diharapkan dapat semakin membuka akses masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal, karena jaringan perbankan yang lebih luas dan telah mencapai daerah," katanya. (Okezone)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Pasar Modal

  • Ini strategi OJK tingkatkan pasar modal Indonesia
  • BKPM: Jokowi ke Turki Hasilkan Investasi 520 Juta Dolar AS
  • IHSG Sesi I dan Rupiah Kompak Melesat Naik
  • Realisasi investasi semester I-2017 capai Rp336,7 triliun
  • Menko Luhut Tegaskan Indonesia Negara Aman untuk Berinvestasi
  • IHSG Sesi I dan Rupiah Kompak Melesat Naik
  • Pasar Modal RI Sudah Merdeka dari Investor Asing, Ini Buktinya
  • Kontribusi pasar modal bagi pembangunan infrastruktur nasional perlu didorong
  • Investor Dipermudah, Jurus Jaga Pertumbuhan Pasar Modal RI
  • Ciptakan iklim kondusif, menperin genjot peningkatan investasi
  • Ini cara OJK dorong pertumbuhan pasar modal Indonesia
  • Dorong ekonomi RI, Sri Mulyani ajak anak muda gabung di pasar modal
  • Pemerintah Perkuat Peluang Investasi Industri dari Amerika
  • Pekan Ini, IHSG Akan Terkoreksi Sehat
  • Menteri Darmin: Pemerintah Fokus Kurangi Ruwetnya Izin Investasi
  • IHSG Sesi I dan Rupiah Kompak Melesat Naik
  • Realisasi investasi semester I-2017 capai Rp336,7 triliun
  • Realisasi Investasi di Kawasan Timur Indonesia Melejit
  • Bahana: Pasar Lebih Cermati Isu Gerakan Anti-Pemerintah ketimbang "Reshuffle"
  • Menko Luhut Tegaskan Indonesia Negara Aman untuk Berinvestasi