Rehabilitasi Jaringan Irigasi Bakal Topang Produksi Padi 24,37 Juta Ton

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-06-10
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Program Pengembangan dan Pengelolaan Air Irigasi diyakini bakal mampu menopang produksi padi dalam kurun waktu lima tahun hingga mencapai 24,37 juta ton. Dalam kurun waktu 2015-2019 (angka realisasi per April 2019) telah terbangun jaringan irigasi yang dapat mengairi lahan sawah seluas 3,129 juta hektar hingga meningkatkan IP 0,5 sehingga berdampak pada peningkatan produksi 8,21 juta ton. Kegiatan ini mampu mempertahankan produksi padi sebanyak 16,36 juta ton.

"Namun apabila peningkatan IP 0,5 terpenuhi dari kegiatan ini, maka akan terjadi peningkatan produksi sebanyak 8,18 juta ton. Sehingga total produksi padi selama 5 tahun pada area yang terdampak kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi mencapai 24,37 juta ton," ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy di Jakarta.

Irigasi perpompaan juga telah ditingkatkan selama 3 tahun terakhir dari 2016 sampai dengan 2019 dengan total kegiatan irigasi perpompaan 3 tahun sebanyak 2.358 unit, dengan estimasi luas layanan per unit seluas 20 hektar. Maka luas areal yang dapat diairi saat musim kemarau seluas 47,16 hektar.

"Irigasi ini mendukung komoditas hortikultura dan perkebunan yang telah dibangun sebanyak 429 unit dengan estimasi per unit seluas 10 hektar, maka luas real yang dapat diairi pada musim kemarau seluas 4.290 hektar," imbuhnya.

Bangunan embung yang telah terbangun sebanyak 2.962 unit dengan estimasi luas layanan dari embung, dam parit, long storage seluas 25 ha potensi mampu memberikan dampak pertanaman seluas 73.850 hektar.

"Bila dapat memberikan dampak pada kenaikan IP 0,5, maka akan terjadi penambahan luas tanam 36.930 hektar dan penambahan produksi 384.020 ton. Dengan adanya embung dan long storage, kita tidak perlu mengkhawatirkan musim kemarau," sambungnya. (sin)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Kembangkan Budidaya Gandum Lokal Eksotis
  • Kementan Serap dan Olah Kedelai Petani Garut-Cianjur
  • Bulog Minta Penyesuaian Serapan dengan Penyaluran Beras
  • Petani di Bandung Antusias Melakukan Gerakan Tanam Padi
  • Kementan Klaim tak Ada Lahan Puso di Sragen
  • Petani Sragen Panen Padi 9,4 Ton per Ha Saat Kemarau
  • Desa Berperan Sebagai Sentra Produksi Pertanian dan Pangan
  • Target Produksi Padi Ditarget Naik pada 2020
  • Program Penangkaran Benih Jagung Tingkatkan Produksi
  • Kementan Nilai Komoditi Pertanian Indonesia Semakin Jaya
  • Petani Wonosobo Dapat Bantuan 48 Unit Alsintan
  • Program Gempita Kementan Kembalikan Kejayaan Maluku
  • Bawang Putih Tumbuh Subur di Dataran Rendah NTB
  • Bulog Ingin Masyarakat Percaya Kualitas Berasnya
  • Luas Tambah Tanam Padi Sumsel Optimistis Capai 200 Ribu Ha
  • Kementan Tanam Padi Gunakan Drone di Lahan Rawa
  • Air Melimpah, Petani di Jasinga Bogor Bisa Tanam Tiga Kali
  • Kementan dan Korem Lampung Genjot Percepatan Tanam Padi
  • Panen Cabai Diharapkan Bisa Normalkan Harga
  • Meski Kekeringan, Pemerintah Pastikan tak akan Impor Beras