Kementan-TNI Cetak Sawah Baru 200 Hektar di Aceh Besar

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Pertanahan | 2019-06-12
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pertanian terus mengupayakan cetak sawah baru untuk menanggulangi alih fungsi lahan pertanian. Salah satunya di Kabupaten Aceh Besar, yang dialokasikan kegiatan cetak 200 hektar sawah baru.

Kementan menargetkan dapat mencetak sawah seluas 6.000 hektar di tahun 2019 ini. Program cetak sawah dimulai sejak April kemarin. Adapun yang menjadi target utama pencetakan adalah lahan di luar Jawa dan bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Alokasi cetak sawah 2019, sesuai Survei, Investigasi dan Desain (SID) seluas 6.000 hektar di tahun 2019, bekerjasama dengan TNI. SID sebagai syarat pelaksanaan dan sudah di validasi," ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, Selasa (11/6/2019).



Sarwo Edhy mengungkapkan, lokasi pelaksananya di Aceh 500 ha, Lampung 600 ha, Kalimantan Utara 300 ha, Kalimantan Tengah 300 ha, Sulawesi Selatan 1.250 ha, Sulawesi Tengah 1.300 ha, Sulawesi Utara 750 ha, dan Papua 1.000 ha.

"Sampai dengan tahun kelima, program cetak sawah sudah merealisasikan lahan seluas 218.882 ha. Sementara target pemerintah adalah 239.162 ha," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mewujudkan cetak sawah baru 200 ha melalui Dinas Pertanian bekerjasama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0101/BS.

"Tahun 2019 ini, ada empat kecamatan di Aceh Besar mendapat alokasi dana cetak sawah baru dari pemerintah pusat yang bekerjasama dengan Kodim 0101/BS," kata Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Azhar.

Ia menjelaskan, keempat kecamatan yang mendapat alokasi cetak sawah baru meliputi Kecamatan Seulimeum untuk tiga gampong yakni Blang Tingkem luas lahan 46,84 ha, Lam Apeng 24,24 ha dan Gampong Pulo 45 ha. Kecamatan Kuta Cot Glie masing-masing Gampong Ie Alang Lamghui dengan luas lahan 14,80 ha dan Maheng 15,22 hektar.

"Dua Kecamatan lainnya yakni Pulo Aceh di Gampong Alue Riyeung 30 ha dan Kecamatan Darussalam di Gampong Blang 23,90 hektar," sebutnya.

Azhar menjelaskan, kepastian program cetak sawah baru diperoleh setelah dilakukan MoU dan penandatanganan kerjasama antara Dinas Pertanian Aceh Besar dengan Dandim 0101/BS yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.

Dia mengharapkan nantinya para petani dapat memanfaatkan lahan sawah baru untuk meningkatkan produksi pertanian, khususnya padi. Begitu juga, pihaknya berharap setelah sawah selesai dicetak, petani yang tergabung dalam kelompok tani diberikan bantuan sarana produksi sehingga petani dapat menanam padi.

"Aceh Besar merupakan daerah potensial pertanian padi dan penyumbang gabah nasional. Maka dengan cetak sawah baru lagi akan menambah nilai produksi dan pendapatan petani sekaligus termanfaatkan lahan yang belum tergarap, sekaligus sebagai antisipasi alih fungsi lahan yang sangat signifikan di Aceh Besar," ungkap Azhar. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Cetak Sawah di Nabire, Kementan Pakai Strategi 6 Tepat
  • Kementan Minta Lahan Serasi Diasuransikan
  • Pemerintah Segera Terbitkan Sertifikat 19.000 Ha Tanah Masyarakat di Kalimantan
  • Optimalisasi Lahan Rawa Tuai Hasil
  • 90 Persen Lahan di Lokasi Ibu Kota Baru Milik Negara
  • Kementan Sulap Galian Pasir Menjadi Lahan Kedelai
  • Kementan Fokus Tata Lahan Rawa Tingkatkan Produksi Pangan
  • Bappenas Pastikan tak Ada Spekulan Tanah di Ibu Kota Baru
  • BKP Kementan Optimalkan Lahan Pekarangan di Perkotaan
  • Bangka Belitung Akan Asuransikan 8.500 Hektar Pertanian Padi Sawah
  • Kementan Apresiasi Daerah yang Tolak Izin Pembangunan Perumahan Demi Lahan Pertanian
  • Optimalkan Lahan Rawa, Kementan Jamin Produksi Meningkat
  • Kementan Minta Distan di Daerah Tolak Izin Alih Fungsi Lahan Pertanian Abadi
  • Kementan Apresiasi Pemprov Jabar yang Pertahankan Lahan Pertanian
  • BNPP : 5 Juta Hektare Lahan di Perbatasan Berpotensi Dikembangkan
  • SWASEMBADA GARAM : Status Lahan Di Kupang Tuntas
  • PUPR Antisipasi Dampak Kekeringan Lahan Pertanian
  • Kemarau Jadi Momen Tingkatkan LTT Lahan Rawa
  • Alami Kekeringan Lahan, Kementan Berikan Luas Tanam Baru untuk Petani
  • Manfaatkan Lahan Rawa untuk Sawah, Mentan Dapat Dukungan DPR