Menteri Basuki: Kesiapan Infrastruktur Dukung Kelancaran Arus Mudik

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-06-12
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menekankan, bahwa kesiapan infrastruktur jalan turut mendukung kelancaran Mudik Lebaran Tahun 2019 disamping manajemen lalu lintas. Terang dia kondisi prasarana jalan baik jalan tol maupun jalan nasional relatif baik dan tidak mengalami masalah.

“Kalau di bidang PUPR, kesiapan prasarana jalan tol dan jalan nasional baik yang di Pulau Sumatera maupun Pulau Jawa, Alhamdulillah tidak ada masalah,” kata Basuki di Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Menteri Basuki menambahkan Kementerian PUPR terus melakukan pemantauan kemantapan prasarana jalan dan jembatan di seluruh Indonesia lewat petugas di lapangan maupun lewat pusat pemantauan di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga.



“Kami monitor adalah kondisi prasarananya bukan traffic-nya. Karena kalau traffic kita hanya melaporkan ke Kementerian Perhubungan, misalnya ada pengguna jalan melaporkan kondisi traffic kemudian kami teruskan ke Kemenhub. Tapi kalau ada informasi jalan yang rusak atau longsor dan jembatan putus akan kami langsung tindak lanjuti melalui Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kementerian PUPR yang ada di daerah,” imbuhnya.

Terkait evaluasi arus mudik dan balik Lebaran 2019, Menteri Basuki mengatakan arus balik yang lebih padat dibandingkan dengan arus mudik, karena waktu libur untuk arus balik yang sempit, sehingga banyak pemudik kembali di waktu yang hampir bersamaan.

Basuki melanjutkan, "pada saat mudik arus lalu lintas dari satu titik yakni Jakarta menyebar ke berbagai daerah seperti halnya irigasi. Tetapi pada arus balik, lalu lintas seperti drainase, dari beberapa titik menuju ke satu titik kembali ke Jakarta dan pada waktu hampir bersamaan sehingga manajemen waktunya ketat sekali. Waktu saat arus mudik 4-5 hari, sedangkan arus balik hanya 2-3 hari saja." (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Inggris Dukung RI Wujudkan Pembangunan Rendah Karbon di 34 Provinsi
  • Menkeu Pertimbangkan Insentif untuk Tingkatkan Investasi
  • Pemerintah dan DPR Sepakat Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
  • Menkeu Sebut Ada 2 Terobosan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
  • PPN: Anggaran Persiapan Pemindahan Ibu Kota Masuk APBN 2020
  • KemenPUPR Siapkan Program Drainase Besar-besaran
  • BPJPH Siap Fasilitasi Zona Industri Halal
  • Pemangkasan Pertumbuhan Ekonomi Bank Dunia Tak Berpengaruh ke RI
  • Infrastruktur Jadi Modal RI Jadi Negara Kelas Menengah Atas
  • Pacu Ekspor, Kementan Akan Bangun Cold Storage
  • Kementerian PUPR Bangun Dua Bendungan Baru di Bali
  • Kementan Serahkan Bantuan ke 7 Kabupaten Terdampak Banjir
  • PUPR Siapkan Program Pembangunan Drainase Jalan Secara Nasional
  • Ditjen PSP Kementan Turut Beri Bantuan Korban Banjir di Sultra
  • Pemerintah Pantau Distribusi Air untuk Sawah di Indramayu
  • KNKS Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal
  • BKF Kemenkeu: Peraturan Insentif Vokasi dan Riset Telah Siap
  • Alokasi Pupuk Subsidi 2019 Sesuai Data Badan Pertanahan Nasional
  • Program Ini Jadi Cara Pemerintah Permudah Kehidupan Petani
  • Bappenas Sebut 2020 RI jadi Negara Berpendapatan Menengah ke Atas