Pangan Jadi Fokus Pengendalian Inflasi 2020

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-06-12
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Pangan menjadi sektor prioritas bagi pemerintah untuk mengendalikan laju inflasi pada 2020. Pemerintah menyadari, risiko tekanan inflasi terutama muncul dari problem ketersediaan pasokan dan distri­busi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pada 2020 strategi pengendalian laju inflasi pada tingkat yang rendah dan stabil diwujudkan dalam empat stra­tegi, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelan­caran distribusi, dan komu­nikasi efektif.

Dia juga memastikan peme­rintah tetap mencermati risiko-risiko yang berpotensi muncul agar dapat diantisipasi melalui kebijakan-kebijakan pengendalian inflasi yang tepat.

“Kami berupaya keras me­nguat­kan sisi penawaran dengan melakukan peningkatan kapasitas produksi nasional,” kata dia dalam Rapat Paripurna dengan agenda Pidato Tanggapan Pemerintah atas Pandangan Faksi DPR RI terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun Anggaran 2020, Senin (11/6).

Peningkatan kapasitas produksi nasional itu dilakukan melalui dukungan subsidi pupuk dan kredit sektor pertanian, bantuan benih dan alat mesin pertanian (alsintan), serta pembangunan infrastruktur di sektor pertanian.

Kebijakan-kebijakan tersebut juga akan didukung dengan perbaikan tata niaga pangan dan kebijakan pemenuhan pasokan baik dalam maupun luar negeri untuk menjaga stabilitas harga.

“Pemerintah juga memberikan alokasi anggaran untuk cadangan pangan sebagai langkah untuk mendukung ketersediaan pa­sokan,” imbuhnya.

Selain itu, jika diperlukan kebi­jakan impor secara terbatas juga akan dilakukan untuk komo­ditas tertentu dan periode waktu tertentu, sebagai respons atas persediaan domestik yang belum memadai.

Menurutnya, strategi menjaga inflasi juga diterjemahkan melalui alokasi anggaran untuk subsidi yang juga didukung kebijakan untuk menjaga daya beli melalui anggaran bantuan sosial.

Adapun Program Keterse­dia­an Pasokan dan Stabilitas Harga (KPSH) juga dilakukan khusus untuk menjaga stabilitas harga beras dengan melakukan pemasokan setiap bulan yang disesuaikan dengan kondisi harga.

Untuk stabilisasi harga, peme­rintah akan memperkuat kerja sama dan sinergi di ting­kat pu­sat dan daerah, serta pe­nguat­an kemitraan dengan Bank Indo­nesia melalui kerangka Tim Pe­ngen­dalian Inflasi Nasional dan Daerah.
“Dengan demikian diharapkan inflasi pada 2020 dapat berada dalam sasaran inflasi pada level yang rendah dan stabil pada kisaran 3%+1%,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah juga akan meningkatkan ang­ka par­tisi­pasi kasar (APK) pen­didikan me­nengah dari 80,78% pada 2019 menjadi 81,52% pada 2020 serta APK pendidikan tinggi dari 33,39% pada 2019 menjadi 35,26% pada 2020. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Inggris Dukung RI Wujudkan Pembangunan Rendah Karbon di 34 Provinsi
  • Menkeu Pertimbangkan Insentif untuk Tingkatkan Investasi
  • Pemerintah dan DPR Sepakat Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
  • Menkeu Sebut Ada 2 Terobosan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
  • PPN: Anggaran Persiapan Pemindahan Ibu Kota Masuk APBN 2020
  • KemenPUPR Siapkan Program Drainase Besar-besaran
  • BPJPH Siap Fasilitasi Zona Industri Halal
  • Pemangkasan Pertumbuhan Ekonomi Bank Dunia Tak Berpengaruh ke RI
  • Infrastruktur Jadi Modal RI Jadi Negara Kelas Menengah Atas
  • Pacu Ekspor, Kementan Akan Bangun Cold Storage
  • Kementerian PUPR Bangun Dua Bendungan Baru di Bali
  • Kementan Serahkan Bantuan ke 7 Kabupaten Terdampak Banjir
  • PUPR Siapkan Program Pembangunan Drainase Jalan Secara Nasional
  • Ditjen PSP Kementan Turut Beri Bantuan Korban Banjir di Sultra
  • Pemerintah Pantau Distribusi Air untuk Sawah di Indramayu
  • KNKS Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal
  • BKF Kemenkeu: Peraturan Insentif Vokasi dan Riset Telah Siap
  • Alokasi Pupuk Subsidi 2019 Sesuai Data Badan Pertanahan Nasional
  • Program Ini Jadi Cara Pemerintah Permudah Kehidupan Petani
  • Bappenas Sebut 2020 RI jadi Negara Berpendapatan Menengah ke Atas