Nelayan di Boalemo Dapat 50 Rumah

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Kependudukan | 2019-06-14
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Melalui Direktorat Jenderal Penyedian Perumahan telah menyelesaikan pembangunan 50 unit rumah khusus untuk para nelayan di Desa Tabongo, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

“Kami telah menyelesaikan pembangunan dan melakukan serah terima kunci rumah khusus kepada nelayan sebanyak 50 unit rumah di Boalemo,” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo Kementerian PUPR Alwi Mahdali dalam keterangan resmi, Jumat (14/6/2019).

Alwi menjelaskan, bantuan rumah khusus tersebut diperuntukkan bagi nelayan yang ada di daerah tersebut. Sebanyak 50 unit rumah khusus yang dibangun oleh Kementerian PUPR memiliki tipe bangunan 28 couple dan sudah dalam kondisi siap huni.

Berdasarkan data, pembangunan 50 unit rumah khusus tersebut dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT Tunggal Abadi Cemerlang dan menggunakan anggaran senilai Rp5,3 milyar.

“Rumah khusus yang kami bangun telah dilengkapi dengan jalan lingkungan, saluran drainase, listrik dan air bersih. Kami berharap dengan menempati rumah yang layak huni, kesejahteraan para nelayan di Gorontalo bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

Prosesi penyerahan rumah khusus tersebut ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Kunci Kepada Penerima Manfaat di Desa Tabongo pada Selasa, 11 Juni 2019 lalu. Selain itu, juga dilakukan serah terima kunci rumah khusus secara langsung Alwi kepada Wakil Bupati Boalemo Anas Yusuf diampingi oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Perhubungan dan Pertanahan Boalemo Meyko Isa.

Sementara itu, Anas menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo sangat bersyukur dengan adanya bantuan rumah khusus untuk para nelayan di daerahnya. Menurutnya, rumah merupakan salah satu kebutuhan nelayan yang harus dipenuhi sehingga mereka bisa lebih fokus bekerja mencari ikan di laut.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan hunian MBR di Kabupaten Boalemo dari Kementerian PUPR. Bangunan Rusus ini merupakan hasil kerjasama yang baik antara Pemkab Boalemo dengan Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR,” ungkapnya.

Anas juga menekankan kepada masyarakat penerima bantuan hunian rumah yang diberikan pemerintah ini dijaga dan dirawat sehingga tidak rusak. Pihaknya juga meminta para penghuni untuk menjaga keamanan sehingga tercipta suasana yang kondusif.

“Kami siap mendukung program-program pemerintah khususnya program perumahan untuk masyarakat di Kabupaten Boalemo. Kami juga berharap pemerintah bisa membantu kami di sektor perumahan agar masyarakat di tempat tinggal kami dapat memiliki rumah yang layak huni,” harapnya. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Meski Pandemi, Penyaluran Program Sejuta Rumah Capai 215.662 Unit
  • Kementerian PUPR Serahkan 20 Unit Rumah Khusus untuk Warga Pegunungan Arfak
  • Atasi Dampak Covid-19, Warga Desa Dapat Bansos Rp21 Triliun
  • Keluarga Miskin di Desa Bakal Dapat Bantuan Rp 600 Ribu Selama 3 Bulan
  • Tak Kebagian BLT, Masyarakat Bisa Manfaatkan Kartu Prakerja
  • Pemerintah Bangun Rumah Khusus Buat Warga Berpenghasilan Rendah di Papua Barat
  • DKI Siap Dikarantina, Luhut Pastikan Warga Miskin Dapat BLT
  • Pemerintah Sebar BLT Demi Daya Beli Masyarakat
  • Jaga Daya Beli, Masyarakat Kelompok Miskin Dapat Bantuan Langsung Tunai
  • Wapres: 15,2 Juta KK akan Terima BLT Dampak Corona
  • Jaga Daya Beli, Mensos Majukan Pencairan Bantuan Program Keluarga Harapan
  • Pembangunan Huntap di Palu Capai 60 Persen
  • Kemensos Gelontorkan Rp 1,28 T Percepat Penurunan Kemiskinan di Jawa Barat
  • KemenPUPR: 630 Unit Huntap di Palu Ditargetkan Rampung April 2020
  • BPS Gunakan Inovasi Baru Hitung Data Penduduk
  • Kemensos Siap Capai Target Penurunan Angka Kemiskinan hingga 7 Persen
  • Pemerintah Sudah Guyur Rp7 T untuk Program Keluarga Miskin
  • Tekan Angka Kemiskinan, Ini Strategi Kemensos
  • Pemerintah Satukan Data Atasi Stunting dan Kemiskinan di Indonesia
  • 115 Juta Masyarakat Indonesia Keluar dari Garis Kemiskinan