Penyerapan Dana Desa Capai 99 Persen

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Keuangan Negara dan Daerah | 2019-06-26
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes) mencatat penyerapan dana desa sudah mencapai 99 persen atau sebesar Rp 60 triliun pada tahun lalu. Bahkan, pencapaian ini dinilai tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo mengatakan penyerapan dana desa terus mengalami perbaikan. Langkah ini untuk mengatasi ketimpangan ekonomi masyarakat desa.

"Saat ini Indonesia masih memiliki lebih dari 20 ribu desa tertinggal yang masih membutuhkan pembangunan," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (26/6).

Menurutnya pemberian dana desa yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur desa, masyarakat desa diharapkan dapat memanfaatkan infrastruktur untuk kegiatan usaha, sehingga perekonomian semakin merata.

Pada tahun ini, Kemendes PDTT telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 70 triliun yang dialokasikan ke setiap desa sebesar sekitar Rp 933,9 juta. Adapun penyerapan dana desa sampai saat ini, kata Eko, telah menghasilkan pembangunan jalan desa sepanjang 191.600 kilometer, 1,14 juta meter jembatan, 8.983 unit pasar desa dan lain sebagainya untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, dana desa juga telah berhasil membangun 959.569 unit air bersih, 240.587 unit MCK, 9.692 unit Polindes, 24.820 unit Posyandu dan lain sebagainya.

Menurutnya penyaluran dana desa tersebut dikucurkan dalam tiga tahap. Jika pada tahap sebelumnya hasil audit dari laporan penggunaan dana masih belum diterima dengan baik, maka desa terkait tidak akan mendapatkan pencairan dana desa pada tahap selanjutnya.

"Langkah ini tepat untuk mengatasi lemahnya penyerapan dana untuk pembangunan desa," ucapnya. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Soal Dana Desa, Menteri Sri Mulyani Minta Kepala Daerah Aktif Sisir Desa Fiktif
  • Pemkab Banyumas kucurkan pinjaman bergulir untuk usaha mikro dan kecil
  • BNI Syariah kenalkan Platform Sekolah Pintar di Aceh
  • Samsat Bekasi targetkan pendapatan Program Hapus Denda Rp33 miliar
  • Perbankan bidik Jatim jadi penyumbang DPK tertinggi
  • Proyek percontohan percepatan keuangan inklusif diluncurkan di Cirebon
  • BRI optimistis penyalurkan KUR di Aceh capai target
  • BPD Bali-LPD perkuat layanan daring masyarakat adat
  • Belanja Bekasi 2020 ditetapkan sebesar Rp6,3 triliun
  • Bank wakaf mikro, terobosan pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren
  • Realisasi penerimaan cukai KPPBC Kudus capai Rp22,33 triliun
  • Papua Barat tindaklanjut rekomendasi BPK terkait dana Otsus
  • Pemerintah Pastikan Pantau Dana Desa yang Telah Disalurkan
  • BI Cirebon gelar CFF perkenalkan ekonomi digital kepada masyarakat
  • Jabar peringkat kedua jumlah investor terbanyak di Indonesia
  • Kemendagri minta Pemda jangan hanya berorientasi pada pemasukan PAD
  • Kemendes PDTT Klaim Sudah Pantau Penggunaan Dana Desa
  • Kemenkeu evaluasi internal terkait dugaan penyaluran dana desa fiktif
  • Legislator minta Bappenas serius tingkatkan peran ekonomi syariah
  • Legislator harapkan adanya perbaikan tata kelola penyaluran dana desa