Modal Asing Masuk Tembus Rp 154 Triliun Hingga Akhir Juni

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Keuangan Negara dan Daerah | 2019-06-29
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Bank Indonesia (BI) menyatakan jumlah aliran modal asing yang masuk atau capital inflow hingga saat ini tercatat mencapai Rp 154 triliun. Instrumen terbesar masuknya aliran modal asing itu diketahui melalui saham dan surat berharga negara (SBN).

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, mengatakan, capital inflow Rp 154 triliun merupakan aliran dana yang masuk sejak 1 Januari  hingga 27 Juni 2019. "Perkembangan di domestik masih positif karena ada capital inflow yang mendorong nilai tukar rupiah terus membaik," kata Dody di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (28/6).

 

Dody menjelaskan, sekitar Rp 90 triliun modal asing masuk ke Indonesia melalui surat berharga negara (SBN) yang dikeluarkan pemerintah. Sementara sisanya, sekitar Rp 60 triliun masuk melalui instrumen portofolio saham. Menurut Dody, terus meningkatnya aliran modal asing ke Indonesia menandakan tingkat kepercayaan investor.

Dari sisi SBN, Dody mengatakan hal itu mencerminkan imbal hasil yang ditawarkan Indonesia cukup besar. Dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya, imbal hasil dari SBN yang dikeluarkan pemerintah cukup bersaing dan lebih menarik.

Sementara itu, dilihat dari investasi saham, para investor asing dinilai telah memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap prospek pasar modal dalam negeri. Hal ini sekaligus didukung dengan isu-isu korporasi di Indonesia yang cukup kondusif.

"Mereka (investor) juga tentunya akan mengkaitkan investasi dengan proyeksi yang baik terhadap pertumbuhan ekonomi. Itu yang kita lihat dari besarnya inflow," kata Dody.

Sebelumnya, BI menyatakan hingga penghujung Mei 2019, total aliran modal asing yang masuk ke Indonesia mencapai Rp 112,98 triliun. Sebanyak Rp 56,01 triliun masuk lewat SBN sementara sekitar Rp 57,48 triliun masuk kepada pasar saham.

Dody mengatakan, tren positif masuknya aliran modal asing tentu bakal membantu stabilisasi nilai tukar rupiah. Mengutip Jakarta Interbank Spot Dollar Rate BI, nilai tukar rupiah pada Jumat (28/6) rata-rata diperdagangkan Rp 14.141 per dolar AS. Angka itu menguat dibanding perdagangan Kamis (27/6) sebesar Rp 14.180 per dolar AS.

Penguatan aliran modal asing dan nilai tukar rupiah dapat semakin baik jika perang dagang antara Amerika Serikat dan China dapat dituntaskan. Ia mengatakan, Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang diharapkan dapat menjadi momen penyelesaikan perang dagang.

"Tentunya kita masih menunggu sampai KTT G20 akhir bulan ini. Harapan (perdamaian) masih fifty-fifty. Tapi tentunya sudah muncul kemungkinan akan ada penyelesaian," kata Dody.

Lebih lanjut, menurut Dody, jika didapat kesepakatan perdamaian maka negara-negara berkembang yang telah mengalami perlambatan ekspor dalam beberapa bulan terakhir dapat melakukan pemulihan. Sebagaimana diketahui, perang dagang berdampak signifikan terhadap pelemahan volume perdagangan dunia.

Selain itu, diyakini memberikan koreksi positif terhadap laju pertumbuhan ekonomi dunia sebagai imbas membaiknya permintaan barang dan jasa di pasar global. Sebagaimana diketahui, International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia masing-masing telah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global. Hal itu, salah satunya dipicu oleh perang dagang yang menimbulkan ketidakpastian.

Berbagai indikator global ke depan tentunya bakal dilihat oleh BI sebagai dasar kebijakan suku bunga acuan BI-7 Days Reverse Repo Rate. Menurut Dody, hingga saat ini sikap kebijakan otoritas moneter masih terbuka untuk penurunan suku bunga dengan memperlihatkan faktor-faktor risiko. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Soal Dana Desa, Menteri Sri Mulyani Minta Kepala Daerah Aktif Sisir Desa Fiktif
  • Pemkab Banyumas kucurkan pinjaman bergulir untuk usaha mikro dan kecil
  • BNI Syariah kenalkan Platform Sekolah Pintar di Aceh
  • Samsat Bekasi targetkan pendapatan Program Hapus Denda Rp33 miliar
  • Perbankan bidik Jatim jadi penyumbang DPK tertinggi
  • Proyek percontohan percepatan keuangan inklusif diluncurkan di Cirebon
  • BRI optimistis penyalurkan KUR di Aceh capai target
  • BPD Bali-LPD perkuat layanan daring masyarakat adat
  • Belanja Bekasi 2020 ditetapkan sebesar Rp6,3 triliun
  • Bank wakaf mikro, terobosan pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren
  • Realisasi penerimaan cukai KPPBC Kudus capai Rp22,33 triliun
  • Papua Barat tindaklanjut rekomendasi BPK terkait dana Otsus
  • Pemerintah Pastikan Pantau Dana Desa yang Telah Disalurkan
  • BI Cirebon gelar CFF perkenalkan ekonomi digital kepada masyarakat
  • Jabar peringkat kedua jumlah investor terbanyak di Indonesia
  • Kemendagri minta Pemda jangan hanya berorientasi pada pemasukan PAD
  • Kemendes PDTT Klaim Sudah Pantau Penggunaan Dana Desa
  • Kemenkeu evaluasi internal terkait dugaan penyaluran dana desa fiktif
  • Legislator minta Bappenas serius tingkatkan peran ekonomi syariah
  • Legislator harapkan adanya perbaikan tata kelola penyaluran dana desa