Pemerintah Dorong Penggunaan Teknologi Konstruksi Bawah Tanah

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-07-15
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong penggunaan teknologi dalam pembangunan infrastruktur agar lebih cepat, lebih murah dan lebih baik. Caranya, dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berbasis teknologi.

Salah satu wujudnya yakni pemakaian teknologi konstruksi bawah tanah atau trenchless yang mampu menggarap pekerjaan di bawah permukaan tanah tanpa galian, sehingga menjadikan proses pengerjaan lebih efisien dan mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan konstruksi.

Teknologi ini dinilai tepat untuk diterapkan di kota-kota besar padat penduduk. Seperti pada pekerjaan terowongan, baik jalan dan bendungan, pipa air bersih, dan air limbah.

Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Kimron Manik mengatakan, penggunaan teknologi trenchless telah diterapkan di beberapa proyek Kementerian PUPR.

Seperti diantaranya pada bidang Sumber Daya Air (SDA) yaitu pembangunan Bendungan Jatigede dan Sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur, bidang jalan seperti pembangunan Terowongan Jalan Tol Cisumdawu, hingga proyek Metropolitan Sanitation Management and Health Project (MHMHP) Jogjakarta.

Dia menambahkan, semakin berkembangnya teknologi trenchless juga perlu diikuti kontraktor Indonesia untuk menjadi spesialis di bidang ini.

"Saat ini, lebih banyak kontraktor Indonesia sebagai kontraktor umum dan persaingannya sudah ketat. Sementara industri konstruksi Indonesia juga membutuhkan lebih banyak kontraktor spesialis yang saat ini jumlahnya masih minim, salah satunya spesialisasi dalam bidang konstruksi bawah tanah atau trenchless," terang Kimron, Sabtu (13/7/2019). (lip)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Tetapkan Empat Fokus Kerja 2020
  • Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Venue PON XX Papua
  • Pariwisata Super Premium Labuan Bajo Dorong Kesejahteraan Masyarakat Lokal
  • Omnibus Law Dinilai Dapat Turunkan Konsumsi dan Pertumbuhan Ekonomi
  • Kemenperin Fokus Pacu Pertumbuhan Industri Makanan Minuman
  • Indonesia Lobi Saudi Percepat Perjanjian Kemitraan Ekonomi dengan Negara Teluk
  • Jurus Kementan Agar Usaha Tani Naik Kelas
  • Pekan Ketiga Januari, Aliran Modal Asing Capai Rp25,79 Triliun
  • Lindungi Industri Dalam Negeri, Kemendag Tetapkan Pengenaan BMTP Produk Evaporator
  • Serapan KUR Kementan Capai Rp 600 Miliar
  • Geliat Kostratani di Provinsi Banten
  • Mentan Syahrul Ingin Tingkatkan Usaha Tani Menjadi Skala Bisnis
  • Tunggu Data BPS Dirilis, Jatah Pupuk Subsidi Kemungkinan Bertambah
  • Menkop Akan Bangun Kemitraan Eksportir Furnitur dengan UKM
  • Airlangga Sebut Industri Kelapa Sawit Tuntaskan Kemiskinan di Indonesia
  • Di WEF Davos, Menko Airlangga Beberkan Peran Strategis Industri Kelapa Sawit
  • Afirmasi Peringkat Utang dari Fitch, Bukti Daya Tahan Ekonomi RI
  • Menperin Beberkan Strategi Dongkrak Ekspor Industri Nasional
  • Pemerintah Berikan Pelatihan Tematik Alsintan untuk Petani Barito Utara
  • Penguatan Rupiah Bisa Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi