Pesantren Potensial Sediakan SDM Berkualitas untuk IKM

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Ketenagakerjaan | 2019-07-15
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meyakini pondok pesantren berpotensi sebagai penyedia sumber daya manusia (SDM) berkualitas untuk megembangkan sektor industri kecil menengah (IKM). Karena itu, Kemenperin melalui Program Santripreneur sejak 2013 terus membina pondok pesantren dengan memberikan beragam pelatihan.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih mengatakan, Program Santripreneur sejak tahun 2013 hingga tahun 2018 telah membina sebanyak 22 pondok pesantren dengan lebih dari 3.000 santri. Para santri diberikan pelatihan produksi serta motivasi kewirausahaan.

"Cakupan ruang lingkup pembinaan kami di antaranya adalah pelatihan produksi dan bantuan mesin dan peralatan di bidang olahan pangan dan minuman, kemudian perbengkelan roda dua, kerajinan boneka dan kain perca, konveksi busana muslim dan seragam, daur ulang sampah, serta produksi pupuk organik cair," ungkap Gati dalam keterangan tertulis, Minggu (14/7/2019).

Dirjen IKMA menegaskan, pondok pesantren dapat berperan strategis dalam mendukung pertumbuhan industri di Indonesia. Sebab, kata dia, pondok pesantren memiliki peran sebagai agent of development yang sangat penting dan strategis dalam pengembangan sumber daya masyarakat di pedesaan sehingga menjadi sarana yang penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan sensus Kementerian Agama di tahun 2014-2015, jumlah pondok pesantren di Indonesia diperkirakan sebanyak 28.961 yang tersebar di seluruh provinsi dengan total santri sekitar 4.028.660 orang. Dari total 28.961 pondok pesantren, sekitar 23.331 pondok pesantren (80 persen) di antaranya tersebar di empat provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Banten.

"Pondok pesantren memiliki potensi dalam penyediaan sumber daya manusia, yaitu para santri yang berkualitas, ulet, sabar, jujur dan tekun," tambah Gati.

Pondok pesantren menurutnya juga memiliki potensi pemberdayaan ekonomi, mengingat sudah banyak pondok pesantren yang mendirikan koperasi, mengembangkan berbagai unit bisnis atau industri berskala kecil dan menengah, dan memiliki inkubator bisnis.

"Dengan jumlah pondok pesantren dan santri yang cukup besar, pondok pesantren memiliki potensi yang strategis untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional, salah satunya melalui penumbuhan wirausaha industri baru di lingkungan pondok pesantren," imbuhnya. (Sin)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Upah Riil Buruh Tani dan Bangunan Naik
  • Penerapan Ekonomi Digital Bisa Menyerap 10 Juta Tenaga Kerja
  • Pengentasan Kemiskinan, Kementan Kembangkan Program Bekerja
  • Pemerintah Dorong Peningkatan SDM Diaspora Berstandar Internasional
  • Lewat Program Vokasi, PUPR Percepat Sertifikasi Tenaga Kerja Sektor Konstruksi
  • Fokus Berkarya,  Ratusan Pemuda Asli Papua Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
  • Lebih dari 200 Pemuda-Pemudi Asli Papua Menghadiri Training Pengembangan Diri Sorong, Papua Barat
  • Meningkatkan Kualitas SDM dari Berbagai Latar Belakang
  • Kawasan Segitiga Rebana Bisa Serap Jutaan Tenaga Kerja
  • Tenaga Kerja Asing di Indonesia Dipastikan Tidak Membeludak
  • Kehadiran Mobil Esemka Mampu Serap 300 Tenaga Kerja
  • Kadin Nilai Insentif Pajak 200 Persen Perluas Pembukaan Lapangan Kerja Baru
  • Industri 4.0 Bisa Serap 10 Juta Lapangan Kerja
  • Indonesia-Turki Tandatangani MoU Kerja Sama Ketenagakerjaan
  • Indonesia-Jepang Pererat Kerja Sama Sektor Ketenagakerjaan
  • Kementan PERCEPAT Distribusi Bantuan BEKERJA di Kabupaten Grobogan dan Pemalang
  • Pemuda Tani HKTI Siapkan SDM Unggul
  • Kurangi Pengangguran, Rp10 Triliun Disiapkan untuk Kartu Pra Kerja
  • Pengembangan Sesuai Industri, Kualitas SDM RI Diyakini Salip Thailand
  • Jokowi: SDM Bisa Lawan Kutukan Sumber Daya Alam