Pemerintahan Kedua Jokowi Dinilai Bisa Gairahkan Investasi

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-07-15
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) optimistis pemerintahan Joko Widodo periode kedua ini bisa memberikan angin segar untuk iklim investasi Indonesia. Pasalnya, Jokowi dinilai mampu dalam membangun stabilitas politik. Hal ini pun bisa memberikan kepercayaan diri bagi pelaku pasar. 

"Komitmen dari presiden jelas untuk membangun investasi, sehingga pelaku pasar tidak perlu khawatir untuk melanjutkan dan membuat investasi baru di Indonesia," ujar Wakil Ketua KEIN, Arif Budimanta, di gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (15/7).

Menurut Arif, visi pemerintahan Jokowi yang disampaikan dalam pidatonya kemarin, Ahad (14/7), merupakan solusi atas persoalan investasi yang selama ini terjadi di Indonesia. Arif mengakui birokrasi dan regulasi yang rumit menjadi permasalahan klasik yang selama ini menggerogoti daya saing Indonesia.

Arif menjabarkan, setidaknya ada empat sektor yang harus menjadi fokus pemerintah dalam hal membangun investasi. Pertama, pemerintah harus fokus menggarap sektor hilirisasi agrikultur termasuk di bidang kehutanan. Kedua, fokus menggarap maritim termasuk perikanan. Ketiga, bidang pariwisata dan terakhir investasi di bidang ekonomi kreatif. 

Menurut Arif, pengembangan keempat sektor ini akan memberi nilai tambah terhadap sumber daya alam tropikal Indonesia serta bisa menambah penciptaan lapangan pekerjaan. "Semua sektor tersebut menyangkut ekonomi kerakyatan," tutur Arif. 

Tidak hanya keempat sektor tersebut, lanjut Arif, pemerintah juga perlu melakukan investasi untuk pengembangan industri diantaranya investasi petrokimia dan logam dasar. Selain itu, pemerintah juga dinilai perlu berinvestasi di bidang industri teknologi informasi dan komunikasi (ICT). 

"Sektor ICT Indonesia saat ini berada di posisi tiga teratas untuk impor di luar migas dan bahan pangan. Kita harus berani mengembangkan industri ICT untuk pengembangan 5g dan 6g juga," terang Arif. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Ada Kemarau Panjang, BI Optimis Inflasi Tetap di Bawah 3,5 Persen
  • Korea Selatan Bakal Perluas Investasi Teknologi di Indonesia
  • Kemendes Digitalisasi Desa di Kabupaten Lombok
  • Gubernur BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Lebih Baik
  • Presiden Jokowi Mengapresiasi Operasi Kapal Ternak
  • Pemkab Tabanan Galakkan BUMDes dan BUMDes Bersama
  • KKP Minta Industri Kencangkan Serapan Garam Lokal
  • Presiden Jokowi Banggakan Garam NTT Lebih Bagus dari Produk Impor Australia
  • Pemerintah Semakin Gencar Lakukan Relaksasi ke Dunia Usaha
  • Pemerintah Pastikan Industri Serap Garam Lokal
  • Rata-Rata Pendapatan Masyarakat Desa Meningkat
  • Petani Padi Serasi Siap Diikutkan Asuransi Usaha Tani Padi
  • Per Agustus, Produksi Garam Rakyat Capai 197.000 Ton
  • KKP Kirim Tim Pastikan Petambak Terdampak Tumpahan Minyak Pertamina Raih Ganti Rugi
  • Pabrik Pakan Ternak Komitmen Gunakan Bahan Baku Lokal
  • Dua Pekan Terakhir, Industri Serap 100 Ribu Ton Garam Lokal
  • KKP Dorong Industri Serap Seluruh Garam Lokal
  • Maksimalkan Sawit, Posisi Tawar Indonesia Bisa Meningkat
  • Mendes PDTT: Pedesaan Punya Potensi Usaha yang Besar di Berbagai Bidang
  • Presiden Jokowi Bakal Panen Garam dan Bagi Sertifikat Tanah di Kupang