Bekraf Siapkan Enam Langkah Strategis Bangun Kawasan Kreatif

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-07-16
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berencana membangun kawasan kreatif atau Bekraf Creative District (BCD) pada tahun depan. Rencananya, berbagai fasilitas pendukung seperti sekolah musik, kuliner, serta studio musik akan dibangun di tiap kawasan itu dengan dipadukan dalam pengembangan kota yang lengkap.

Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan pihaknya mengembangkan konsep Bekraf Creative District (BCD)  sebagai upaya mengurangi beban Kota DKI Jakarta.

“Bekraf mendukung penuh rencana pemindahan ibu kota, agar beban kota Jakarta menjadi berkurang. Bekraf Creative District (BCD) yang kami usulkan adalah membangun ekosistem ekonomi kreatif di luar kota Jakarta,” ujarnya dalam keterangan tulis, Senin (15/7).

Menurut Triawan pihaknya akan memfokuskan pada enam strategis subsektor prioritas guna mendukung konsep Bekraf Creative District (BCD). Adapun subsektor yang menjadi awal dari Bekraf Creative District (BCD) adalah fesyen, film, musik, kriya, kuliner, dan games atau aplikasi digital.

Dalam perencanaannya Bekraf Creative District (BCD) melibatkan stakeholders ekonomi kreatif utamanya asosiasi-asosiasi pelaku ekonomi kreatif yang terkait. “Pada tahap ini kami masih fokus kepada penyusunan master plan dari Bekraf Creative District (BCD), karena ini merupakan pekerjaan besar yang melibatkan banyak pihak," ucapnya.

Triawan mengungkapkan gagasannya untuk membangun sebuah kota yang berbasiskan industri kreatif untuk pertama kalinya di Indonesia. Dia menilai Indonesia sudah waktunya memiliki sebuah kota yang mendukung berbagai kegiatan dari para pelaku industri kreatif melalui kehadiran Bekraf Creative District (BCD).

“Bekraf Creative District (BCD) adalah sebuah konsep yang kami gagas berdasarkan kebutuhan dari para pelaku industri kreatif Indonesia. Saya berharap, ide ini segera terealisasi dalam kurun waktu 2019-2024 ini agar para pelaku industri kreatif di Indonesia bisa memiliki ekosistem terpadu yang baru dan  kondusif bagi karya kreatif mereka,” ungkapnya. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Ada Kemarau Panjang, BI Optimis Inflasi Tetap di Bawah 3,5 Persen
  • Korea Selatan Bakal Perluas Investasi Teknologi di Indonesia
  • Kemendes Digitalisasi Desa di Kabupaten Lombok
  • Gubernur BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Lebih Baik
  • Presiden Jokowi Mengapresiasi Operasi Kapal Ternak
  • Pemkab Tabanan Galakkan BUMDes dan BUMDes Bersama
  • KKP Minta Industri Kencangkan Serapan Garam Lokal
  • Presiden Jokowi Banggakan Garam NTT Lebih Bagus dari Produk Impor Australia
  • Pemerintah Semakin Gencar Lakukan Relaksasi ke Dunia Usaha
  • Pemerintah Pastikan Industri Serap Garam Lokal
  • Rata-Rata Pendapatan Masyarakat Desa Meningkat
  • Petani Padi Serasi Siap Diikutkan Asuransi Usaha Tani Padi
  • Per Agustus, Produksi Garam Rakyat Capai 197.000 Ton
  • KKP Kirim Tim Pastikan Petambak Terdampak Tumpahan Minyak Pertamina Raih Ganti Rugi
  • Pabrik Pakan Ternak Komitmen Gunakan Bahan Baku Lokal
  • Dua Pekan Terakhir, Industri Serap 100 Ribu Ton Garam Lokal
  • KKP Dorong Industri Serap Seluruh Garam Lokal
  • Maksimalkan Sawit, Posisi Tawar Indonesia Bisa Meningkat
  • Mendes PDTT: Pedesaan Punya Potensi Usaha yang Besar di Berbagai Bidang
  • Presiden Jokowi Bakal Panen Garam dan Bagi Sertifikat Tanah di Kupang