Akses Sumber Pembiayaan, Kementan Perluas Peran FPPS

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-07-16
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian terus menggerakkan Fasilitator Pembiayaan Petani Swadaya. FPPS ini bertujuan meningkatkan akses petani terhadap sumber pembiayaan pertanian seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy, mengatakan pada tahun ini, peran FPPS akan diperluas untuk mendampingi petani mengakses ke sumber-sumber pembiayaan pertanian, baik program KUR maupun fasilitasi pembiayaan lainnya.

"Dinas pertanian Propinsi dan Kabupaten diharapkan dapat membuka jalan bagi para FPPS melalui koordinasi dengan perbankan dan sumber pembiayaan lainnya untuk dapat ditindaklanjuti," ujar Sarwo Edhy, Senin (15/7/2019).

Sarwo Edhy menjelaskan, petugas FPPS tersebut direkrut dari eks Penyelia Mitra Tani dalam program Pengembangan Agribisnis Pedesaan (Eks PMT-PUAP) yang mendampingi gapoktan melaksanakan kegiatan PUAP.

"FPPS itu kami fungsikan untuk mendampingi petani dalam mengakses sumber-sumber pembiayaan pertanian. Pada 2017 dan 2018 lalu, pendampingan diutamakan pada akselerasi penyaluran KUR," kata Sarwo Edhy.

Pada 2018, realisasi KUR pada sektor produksi termasuk pertanian sebesar 23% dari total KUR Rp120 triliun (Tahun Anggaran 2018). Dengan pendampingan yang dilakukan FPPS, pada 2018, terealisasi KUR untuk pertanian sebesar Rp44,6 miliar, di 16 provinsi yang diakses oleh 1.095 pelaku usaha pertanian.

Pelaksanaan kegiatan FPPS, lanjut Sarwo Edhy, dilaksanakan melalui dana dukungan untuk operasional pusat, dana dekonsentrasi di 32 Provinsi dan dana tugas pembantuan di 339 Kabupaten dan Kota, dengan komponen kegiatan utama adalah temu pembiayaan. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Tetapkan Empat Fokus Kerja 2020
  • Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Venue PON XX Papua
  • Pariwisata Super Premium Labuan Bajo Dorong Kesejahteraan Masyarakat Lokal
  • Omnibus Law Dinilai Dapat Turunkan Konsumsi dan Pertumbuhan Ekonomi
  • Kemenperin Fokus Pacu Pertumbuhan Industri Makanan Minuman
  • Indonesia Lobi Saudi Percepat Perjanjian Kemitraan Ekonomi dengan Negara Teluk
  • Jurus Kementan Agar Usaha Tani Naik Kelas
  • Pekan Ketiga Januari, Aliran Modal Asing Capai Rp25,79 Triliun
  • Lindungi Industri Dalam Negeri, Kemendag Tetapkan Pengenaan BMTP Produk Evaporator
  • Serapan KUR Kementan Capai Rp 600 Miliar
  • Geliat Kostratani di Provinsi Banten
  • Mentan Syahrul Ingin Tingkatkan Usaha Tani Menjadi Skala Bisnis
  • Tunggu Data BPS Dirilis, Jatah Pupuk Subsidi Kemungkinan Bertambah
  • Menkop Akan Bangun Kemitraan Eksportir Furnitur dengan UKM
  • Airlangga Sebut Industri Kelapa Sawit Tuntaskan Kemiskinan di Indonesia
  • Di WEF Davos, Menko Airlangga Beberkan Peran Strategis Industri Kelapa Sawit
  • Afirmasi Peringkat Utang dari Fitch, Bukti Daya Tahan Ekonomi RI
  • Menperin Beberkan Strategi Dongkrak Ekspor Industri Nasional
  • Pemerintah Berikan Pelatihan Tematik Alsintan untuk Petani Barito Utara
  • Penguatan Rupiah Bisa Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi