44 Pemda Dapat Hibah Kapal Pelayaran Rakyat

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-07-20
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Sebanyak 44 unit kapal dari total 94 unit kapal pelayaran rakyat yang dibangun Kementerian Perhubungan pada tahun anggaran 2018 resmi dihibahkan kepada 44 pemerintah daerah.

Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Agus H. Purnomo menyatakan kapal-kapal pelayaran rakyat (pelra) yang dibangun dengan APBN itu akan dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh pemda penerima hibah.  

"Saya minta agar kapal pelra ini dapat dirawat dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah atau Dinas Perhubungan dan setiap tahunnya ada anggaran untuk perawatan. Jadi saat dilakukan monitoring, kapal dalam kondisi baik, terawat, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (19/7/2019).

Menurutnya, kapal pelra sangat dibutuhkan daerah karena kapasitasnya tidak besar dan bisa diterapkan di daerah dengan alur dangkal sehingga mampu mendukung kelancaran arus penumpang, barang, maupun wisata. 

Bupati Barru Suardi Saleh mengapresiasi bantuan itu karena pelayanan untuk masyarakat di kepulauan selama ini terkendala keterbatasan akses.

 "Kami yakin setiap Pemda memiliki impian untuk mendapatkan kapal yang lebih representatif untuk menjadi moda transportasi masyarakat kepulauan. Selanjutnya, komitmen Pemda ialah bagaimana bantuan ini bisa betul-betul dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat di kepulauan," kata Suardi.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kemenhub Wisnu Handoko mengatakan kapal pelra merupakan salah satu moda pada rangkaian konektivitas yang paling kecil dan paling dibutuhkan oleh masyarakat karena dapat menjangkau daerah-yang tidak bisa disandari atau dilalui kapal perintis.

 "Kemenhub menyerahkan 44 kapal kepada pemda dari total 94 kapal yang dibangun Tahun Anggaran 2018. Adapun 94 kapal tersebut dibangun di 16 galangan nasional di Jawa Timur, Jawa Tengah, Lombok, dan Sulawesi Selatan," katanya. 

Sebagai informasi, kapal pelra yang dihibahkan berukuran 35 GT dengan kapasitas angkut 24 penumpang, 10 ton barang, 5 orang awak kapal, dengan kecepatan kapal 9 knot.

Selanjutnya, 44 unit kapal pelra ini akan segera dimobilisasi dalam waktu dekat ke daerah masing-masing dengan anggaran APBN yang telah disiapkan. Adapun 50 unit kapal pelra sisanya akan segera menyusul untuk dihibahkan setelah persyaratan administratif terpenuhi.

Pemda penerima hibah kapal pelra mencakup Kalimantan Utara, Lampung, Sulawesi Barat, Kota Bima, Kota Sabang, Barru, Buton Selatan, Buton Tengah, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Mamuju, Mesuji, Natuna, Nunukan, Pinrang, Situbondo, Takalar, Tana Tidung, Tanggamus, Kota Denpasar, Bantaeng, Nusa Tenggara Timur, dan Bengkulu. 

Selain itu, DKI Jakarta, Bangka Belitung, Riau, Sulawesi Selatan, Kota Bengkulu, Dumai, Makassar, Pariaman, Tanjung Pinang, Bangka Selatan, Belitung, Bintan, Kabupatem Cilacap, Jepara, Kampar, Kayong Utara, Nias Selatan, Pesawaran, Pesisir Barat, Rokan Hili, dan Siak. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Ada Kemarau Panjang, BI Optimis Inflasi Tetap di Bawah 3,5 Persen
  • Korea Selatan Bakal Perluas Investasi Teknologi di Indonesia
  • Kemendes Digitalisasi Desa di Kabupaten Lombok
  • Gubernur BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Lebih Baik
  • Presiden Jokowi Mengapresiasi Operasi Kapal Ternak
  • Pemkab Tabanan Galakkan BUMDes dan BUMDes Bersama
  • KKP Minta Industri Kencangkan Serapan Garam Lokal
  • Presiden Jokowi Banggakan Garam NTT Lebih Bagus dari Produk Impor Australia
  • Pemerintah Semakin Gencar Lakukan Relaksasi ke Dunia Usaha
  • Pemerintah Pastikan Industri Serap Garam Lokal
  • Rata-Rata Pendapatan Masyarakat Desa Meningkat
  • Petani Padi Serasi Siap Diikutkan Asuransi Usaha Tani Padi
  • Per Agustus, Produksi Garam Rakyat Capai 197.000 Ton
  • KKP Kirim Tim Pastikan Petambak Terdampak Tumpahan Minyak Pertamina Raih Ganti Rugi
  • Pabrik Pakan Ternak Komitmen Gunakan Bahan Baku Lokal
  • Dua Pekan Terakhir, Industri Serap 100 Ribu Ton Garam Lokal
  • KKP Dorong Industri Serap Seluruh Garam Lokal
  • Maksimalkan Sawit, Posisi Tawar Indonesia Bisa Meningkat
  • Mendes PDTT: Pedesaan Punya Potensi Usaha yang Besar di Berbagai Bidang
  • Presiden Jokowi Bakal Panen Garam dan Bagi Sertifikat Tanah di Kupang