Gubernur BI Pastikan Rasio Utang Masih Aman dan Terkendali

Keuangan Perbankan | Moneter | 2019-07-22
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menerangkan, melihat kondisi utang Indonesia menurutnya cukup dengan rasio utang terhadap PDB. Dalam hal ini Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh 7,4% (yoy) pada akhir Mei atau melambat dibandingkan dari pertumbuhan pada bulan April 2019 sebesar 8,8% (yoy).

"ULN sebagaimana siaran pers sebelumnya, kondisinya masih dalam konteks aman dan juga terkendali. Pertumbuhan utang luar negeri melambat, rasio dasarnya cukup rasio utang ke PDB rendah," ujar Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Dia pun menyebutkan utang yang terkendali dikarenakan sumber pembiayaan yang sudah membaik. "Karena memang utang publik itu kendalinya deifisit APBN dan sumber pembiayaan dikendikan melalui bagaimana upaya bank oleh Bank Indonesia," jelasnya.



Sebagai informasi, pertumbuhan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia hingga akhir Mei 2019 tercatat sebesar USD386,1 miliar yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD189,3 miliar serta utang swasta (termasuk BUMN) USD196,9 miliar.

Sementara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang pemerintah pusat per akhir Juni 2019 mencapai Rp4.570,17 triliun, atau naik 8,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp4.227,78 triliun.

Mengutip laporan APBN Kita edisi Juli 2019 yang dirilis oleh Kemenkeu, Rabu (17/7), porsi utang terbesar pemerintah berupa Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp3.784,56 triliun atau 82,81 persen dari total utang. Rinciannya, SBN berdenominasi rupiah tercatat Rp2.735,76 triliun dan SBN berdenominasi valuta asing (valas) senilai Rp1.048,8 triliun. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • OJK Pastikan Keamanan Transaksi Digital Saat Pandemi
  • Indonesia Diyakini Mampu Bertahan dari Krisis Ekonomi
  • Rupiah Menguat Terbawa Sentimen Pemulihan Ekonomi
  • Ketua OJK Pastikan Kondisi Perbankan Aman di Tengah Pandemi
  • Menkeu Siap Kaji Realisasi Wacana Redenominasi Rupiah
  • Cadangan Devisa Juni 2020 Naik Jadi USD 131,7 Miliar
  • BI Yakin Angka Inflasi 2020 Tak Melenceng dari Target
  • Rupiah Menguat Seiring Membaiknya Data Ekonomi
  • OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Indonesia Stabil
  • Kabar Hoaks Bank Bermasalah, Nasabah Perbankan Diminta Jangan Panik
  • OJK Pastikan Kondisi Perbankan Aman, Waspada Hoaks Ajakan Penarikan Uang
  • OJK Pastikan Terus Lakukan Reformasi di Sektor Keuangan
  • BI: Aliran Modal Asing Masuk RI per 25 Juni Capai Rp17 Triliun
  • BI: Inflasi Mei 2020 Masih Sesuai Target
  • Kemenkeu: 1,25 Juta Debitur Dapat Relaksasi Kredit Rp50,6 Triliun
  • BI: Inflasi Mei 2020 Masih Sesuai Target
  • Sri Mulyani Siapkan Strategi Pengelolaan Utang di Tahun 2021
  • Utang Luar Negeri Indonesia Terkendali pada April 2020
  • Bank Indonesia: Cadangan Devisa Mei Naik Menjadi USD 130,5 Miliar
  • BI Jamin Sistem Pembayaran Keuangan Berjalan Lancar