Kementan Pastikan Rumah Potong Ayam Seluruhnya Halal

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Peternakan, Perikanan dan Kelautan | 2019-08-11
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim seluruh rumah potong ayam di Indonesia sudah tersertifikasi halal. Sehingga pemerintah menjamin produk ayam baik itu di pasar ritel maupun pasar tradisional berada dalam standar halal.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Pertanian Direktorat Kesehatan dan Peternakan Hewan (PKH) Kementan Samsul mengatakan, rumah potong hewan (RPH) ayam di seluruh daerah sudah tersertifikasi halal. Hal itu menurut dia sudah sesuai dengan amanat perundang-undangan bahwa RPH yang ada harus memiliki sertifikasi kesehatan dan standar veteriner.

"Sudah jelas kita punya Juleha (Juru Sembelih Halal). Ya RPH-nya harus halal, sudah pasti halal itu semua,” kata Samsul saat dihubungi Republika, akhir pekan ini.

Menurut Samsul, RPH berada di bawah pengawasan Kementan sehingga dapat dipastikan mekanisme proses aktivitasnya sudah harus terstandarisasi halal. Beda halnya, kata dia, di sektor tempat pemotongan ayam (TPA) yang tak diawasi pemerintah.

“Kalau TPA yang enggak diawasi pemerintah, itu banyak. Yang di RPH mah halal semua,” kata dia.

Dia juga menegaskan bahwa peternak mandiri yang memasok produksinya ke pasar tradisional juga sudah dipastikan menjalankan mekanisme halal. Berdasarkan catatannya, terdapat 200 lebih RPH ayam yang telah tersertifikasi halal.

Pemerintah, kata dia, juga terus mendorong peternak lokal untuk berproduksi dengan memperkecil biaya produksi. Selain menekan biaya produksi di sektor pakan dengan subsidi jagung, menurut dia pemerintah juga sudah memberikan subsidi terhadap sektor infrastruktur peternakan ayam di daerah.

Sehingga menurutnya, produksi sektor peternakan ayam lokal secara kualitas dan harga dapat kompetitif dan bersaing. Dia juga berharap sektor peternakan ayam yang riskan mengalami gejolak harga dapat berjalan secara konsisten dan tak merugikan peternak maupun konsumen. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • KKP Jadikan Sektor Budidaya Perikanan Sebagai Fokus Utama
  • Perum Perindo Perkuat Usaha Budi Daya Udang dan Ikan
  • Wabah Antraks, PPSKI: Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak
  • Kementan Tambah Bantuan Penanganan Anthrax di Gunungkidul
  • Pasokan Jagung untuk Pakan Awal Tahun 2020 Aman
  • KKP Bebaskan 15 Nelayan Indonesia yang Ditangkap Aparat Malaysia
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Janji Sediakan Kapal Kayu untuk Nelayan di Natuna
  • KKP Dorong Pengembangan Budi Daya Perikanan Ramah Lingkungan
  • Ekspor Hasil Perikanan Indonesia Naik 10,8 Persen
  • Pemerintah Kaji Pembangunan Pangkalan Kapal Nelayan di Natuna
  • Petambak Udang Optimistis Produksi Membaik pada Tahun Ini
  • 997 Sapi Berada di Zona Merah, Vaksin Antraks di Gunungkidul Ditambah
  • Pemerintah Buka Peluang Revisi Pembatasan Kapal Ikan 150 GT
  • Amankan Natuna, Jepang Bakal Hibahkan Kapal Pengawas Perikanan
  • Produksi Pakan Ternak Diperkirakan Tumbuh 6 Persen
  • Kementan Investigasi Kasus Anthraks di Gunungkidul
  • Jokowi Ajak Jepang Investasi Perikanan di Natuna
  • KKP Akan Fokus Kembangkan Perikanan Budidaya di Mempawah
  • KKP Optimis Nilai Ekspor Udang Naik 250 Persen dalam 5 Tahun
  • Konsumsi Ikan Nasional Ditargetkan Naik Menjadi 62,50 Kg/Kapita/Tahun