Pemerintah Dorong Penggunaan Bioavtur untuk Penerbangan

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2019-08-14
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Pemerintah mendorong penggunaan bioavtur untuk penerbangan. Rencananya, bio avtur yang akan diproduksi di Indonesia ini berasal dari crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit. Penggunaan biofuel akan membantu mengurangi defisit neraca perdagangan karena impor migas.

Pengamat Energi UGM Fahmi Radhy menjelaskan, saat ini terdapat kerja sama Pertamina dengan Eni Italia yang akan mengolah Sawit menjadi biodiesel dan bioavtur, yang akan diolah di kilang Plaju Indonesia dan Italia. Diperkirakan tahun depan bioavtur sudah akan diproduksi.

"Produksi biodoesel dan bioavtur yang ramah lingkungan tidak hanya akan menurunkan impor BBM, tetapi juga menaikkan permintaan sawit sehingga dapat mendongkrak harga sawit yang saat ini lagi terpuruk," ujar Fahmi Radhy, Selasa (13/8).

Menurut Fahmi, sudah saatnya dunia penerbangan menggunakan avtur dari bahan-bahan nabati. Apalagi, pasokan kepala sawit melimpah ruah di Indonesia.

Dalam jangka waktu panjang, dengan harga pokok penjualan lebih murah, pengurangan impor BBM dapat terealisasi. "Selama tetap produksi, tidak perlu lagi impor solar dan avtur," katanya.

Sebelumnya dalam rapat terbatas evaluasi pelaksanaan mandatori biodiesel, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar minyak kelapa sawit dapat diubah menjadi avtur. Karena itu, ia menginstruksikan jajarannya agar mempelajari lebih dalam terkait pengolahan CPO menjadi avtur.

"Saya melihat bahwa CPO ini, saya mendengar CPO ini juga bisa dibuat avtur. Tolong ini ditekuni lagi lebih dalam," kata Jokowi di Kantor Presiden, Senin (12/8). 

Jokowi berharap pengolahan CPO menjadi avtur ini dapat mengurangi jumlah impor avtur. Sehingga juga dapat memperbaiki kondisi defisit neraca perdagangan dan juga defisit neraca transaksi berjalan. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • TNP2K Yakin Metode Biometrik Tepat Buat Salurkan Elpiji 3 Kg
  • Koordinasi Penyediaan dan Pendistribusian BBM, Bupati Lembata Lakukan Audiensi Dengan BPH Migas
  • Kilang Balikpapan Bakal Kelola Minyak 100 Ribu Barel/Hari Lebih Besar
  • Investasi PKP2B Jamin Pasokan Energi Dalam Negeri
  • PGN Lanjut Salurkan Gas Lapangan Kepodang Bulan Depan
  • PGN Fokuskan Pengembangan LNG di 2020
  • PGN Target Bangun 266.000 Jaringan Gas Rumah Tangga di 2020
  • Penyaluran Subsidi Elpiji Tertutup Harus Diikuti Kebijakan Satu Harga
  • Kadin Dorong Penerapan Bahan Bakar Berbasis Karet Alam
  • SKK Migas dan Polri Perkuat Pengamanan Hulu Migas
  • PLN: Sistem Kelistrikan Kalsel dan Kalteng Pulih 100 Persen
  • Menteri ESDM: Atur Ulang Distribusi LPG 3 KG Masih Tahap Kajian
  • Geliatkan Sumber EBT, Lahan Bekas Tambang Beralih Jadi 'Ladang Surya'
  • Pembangkit BBM PLN Akan Dialihkan Menggunakan Gas
  • Tingkatkan Efisiensi Biaya, PLN Gasifikasi 52 Pembangkit
  • Pertamina dan Polda Jabar Teken Kontrak Pengadaan BBM Rp165,2 M
  • PLN Tambah Pasokan 10,6 MW dari Pembangkit EBT dan Excess Power
  • PLN Tambah PLTS di Lombok
  • Pencabutan Subsidi LPG Masih Dikaji
  • Jalan Terjal PLN Terangi Daerah Terpencil Nusantara