Kementan Canangkan Kegiatan P3BK

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-08-16
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mencanangkan kegiatan Pengembangan Petani Produsen Benih Kedelai (P3BK) guna menjamin penyediaan dan kebutuhan benih kedelai bersertifikat. Ini penting mengingat kebutuhan kedelai meningkat setiap tahunnya seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan berkembangnya industri pangan berbahan baku kedelai. 

Penyiapan bahan baku pangan yang segar perlu dilakukan dengan mengoptimalkan sumberdaya lokal. Hal itu dilakukan dengan mendorong petani menanam kedelai bersertifikat. “Kami ingin dengan adanya kegiatan ini penyediaan benih kedelai dapat dilakukan secara insitu (dalam komunitasnya, red). Dan Alhamdulillah kegiatan ini disambut antusias oleh petani,” kata Kepala Sub Direktorat Pengembangan Varietas Perbenihan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Sigit Setawan di Jakarta, Kamis (15/8).

 

Saat ini Kementan sudah mengalokasikan bantuan P3BK pada 7 (tujuh) provinsi yaitu Aceh, Jambi, Banten, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah. Agar hasilnya optimal pemberian bantuan dilakukan menyeluruh mulai dari penyiapan sarana produksi, biaya sertifikasi benih, pelabelan dan pengemasan benih sehingga siap jual.

“Kegiatan ini didukung dengan pengawalan dan pendampingan mulai dari PPL, Mantri tani, petugas Kabupaten,Provinsi, BPSB, Petugas Pusat serta menghubungkan dengan pembeli, pelaku usaha kedelai setempat,” terangnya.

Di tempat terpisah Baharuddin, Ketua Kelompok Tani Kuta Mara di Desa Lambada Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menilai dengan adanya program dari pemerintah ini, peta menjadi semangat menanam kedelai untuk benih karena hasilnya lebih mahal dan pasti penjualannya. 

“Selain itu kita juga tenang karena kedelai bukan tanaman terlarang seperti yang dulu kita tanam,” ungkapnya.

Perlu diketahui, untuk menjaga kesinambungan dengan program Kementan yang lain dalam rangka Swadaya Kedelai, direncanakan produksi benih tersebut akan dimanfaatkan untuk program kedelai monokultur ataupun tumpangsari di wilayah sekitar (insitu). Selain itu juga dapat memenuhi kebutuhan petani setempat yang akan mengusahakan secara swadaya. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Tegaskan Program Tanam Bawang Putih Tetap Jalan
  • Kendala Cuaca Tak Halangi Pasokan Cabai Asal Indonesia Timur
  • Komisi IV DPR RI Dorong NTB Jadi Lumbung Benih Nasional
  • Di Forum Mentan Sedunia, SYL Bawa Tiga Misi Indonesia untuk Pangan
  • TaniHub Ingin Kembangkan Bisnis Pertanian Digital di Seluruh Indonesia
  • Beberapa Wilayah di Indonesia Masih Eksis Panen Jagung
  • Kementan Pastikan Harga Jagung Masih Stabil
  • Lapor Wapres, Mentan Pastikan Ketersediaan Pangan Aman
  • Bandung Barat, Penyangga Cabai Merah Keriting Jabodetabek
  • Bulog Gelontorkan 120 Ton Beras untuk Korban Bencana Alam di Januari 2020
  • Kostratani, Sukseskan Pembangunan Pertanian.
  • Sepanjang Desember 2019, Kenaikan Ekspor Sektor Pertanian Paling Tinggi
  • Semarak Tanam Bawang Merah di Pati, Kementan Pastikan Pasokan Aman
  • Musim Penghujan, Pasokan Bawang Merah dan Cabai Tetap Aman
  • Semarak Tanam Bawang, Kementan Pastikan Pasokan Aman
  • Cabai dan Bawang Merah asal Sukabumi Siap Penuhi Pasokan Jabodetabek
  • Pemerintah Dorong Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan di Daerah
  • Kementan: Panen Raya Padi Maret-April Capai 5 Juta Hektare
  • Sleman Siap Amankan Pasokan Cabai Hingga 3 Bulan ke Depan
  • Orientasi Ekspor Beras, Kementan Bangun Kostraling