Tahun Depan, Dana Desa Fokus Kembangkan Potensi Ekonomi Desa

Keuangan Perbankan | Keuangan Negara dan Daerah | 2019-08-17
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) berencana mengubah prioritas pemanfaatan dana desa pada 2020. Dari yang semula fokus pada pembangunan infrastruktur guna memperlancar aktivitas masyarakat, dana desa akan digunakan untuk pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi desa.

Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo menjelaskan, beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan sejalan dengan fokus tersebut adalah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan desa wisata. "Keduanya akan kita dorong," ujarnya ketika ditemui di Kompleks DPR/ MPR, Jakarta, Jumat (16/8).

Eko menuturkan, pengembangan sektor pariwisata dapat dilakukan secara cepat. Sebab, sejumlah bumdes di bidang pariwisata menghasilkan pendapatan besar. Bahkan, nilainya terkadang lebih besar dibanding dengan dana desa yang diterima.

Fokus pemerintah terhadap desa wisata juga dikarenakan dampaknya yang bersifat multiplier. Tidak sekadar menambah anggaran pendapatan suatu desa, juga mamapu menciptakan lapangan kerja. 

"Kita dapat mengantisipasi pengurangan tenaga kerja di pertanian seiring dengan modernisasi," tuturnya.

Di sisi lain, Eko menambahkan, pihaknya tidak akan meninggalkan fokus terhadap kesehatan dan pendidikan. Penyelesaian masalah stunting tetap dilaksanakan melalui berbagai cara, termasuk meningkatkan jumlah Posyandu dan eduksi kepada masyarakat. Pembangunan sarana air bersih dan fasilitas Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) turut dilakukan.

Sejalan dengan itu, sarana pendidikan akan terus dibangun. Eko mengatakan, pada tahun depan, pemerintah akan lebih banyak fokus membangun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tidak hanya olah pemerintah, juga bekerja sama dengan masyarakat sekitar seperti yang kerap dilakukan selama ini.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, Dana Desa pada 2020 dialokasikan sebesar Rp 72 triliun. Penggunaan dana desa tersebut akan lebih ditingkatkan untuk pemberdayaan masyarakat desa dan pengembangan potensi ekonomi desa.

"Sehingga dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat desa," ujarnya di depan Rapat Paripurna DPR, Jakarta, Jumat (15/8).

Di samping itu, Jokowi menambahkan, dana desa diharapkan dapat mendorong inovasi dan entrepreneur baru. Upaya ini dapat membantu produk-produk lokal yang dimiliki oleh setiap desa untuk dapat dipasarkan secara nasional, bahkan global, melalui market place.

Secara umum, pada 2020, pemerintah akan mengalokasikan anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp 858,8 triliun. Jumlah tersebut sudah meningkat 5,4 persen dari perkiraan realisasi di tahun 2019.

Jokowi menekanan, peningkatan alokasi tersebut akan diiringi dengan peningkatan kualitas implementasi. Tujuannya, agar belanja pemerintah daerah dapat meningkatkan layanan dasar publik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mengurangi kesenjangan dan kemiskinan. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Menkeu Klaim Pembahasan Anggaran RI Lebih Baik dari Negara Lain
  • 8.157 Desa Telah Dapat BLT dengan Total Nilai Rp 70 Miliar
  • Utang Capai Rp5.192,56 T, Menkeu Bakal Genjot Pendapatan Negara
  • Kemendes Ubah Dana Desa Jadi BLT untuk Desa Terdampak Covid-19
  • Mendes: Penyaluran BLT Dana Desa Siap Dimulai
  • Indonesia Punya Cukup Dana untuk Perangi Corona Tanpa Berutang ke IMF dan Bank Dunia
  • Imbas Covid, Jokowi Minta Refocusing dan Realokasi Anggaran
  • Ada Corona, Pemerintah Percepat Pencairan Dana Desa Rp 28,8 Triliun
  • Kemendes: Dana Desa Bisa Digunakan Menjaga dan Mencegah Virus Corona
  • Pemda Diperbolehkan Pakai APBD Tangani Virus Corona
  • Sri Mulyani Optimalkan Dana Desa Guna Pangkas Angka Kemiskinan
  • Kucuran Dana Desa Sampai Akhir Januari 2020 Capai Rp68,39 Triliun
  • DJP Manfaatkan Kemitraan Konsultan dan Big Data untuk Tingkatkan Penerimaan
  • Lewati Capaian 2019, Penerimaan Bea Cukai per 11 Februari 2020 Tembus Rp9,79 T
  • Pemerintah Salurkan Dana Desa Tahap Pertama, Sasar ke Kabupaten-kabupaten Ini Rp97 Miliar
  • Kemenkeu Telah Salurkan Dana Desa Rp97,7 Miliar di Januari 2020
  • Menteri Desa PDTT: Dana Desa Boleh Digunakan untuk Mitigasi Bencana
  • Kemenkeu Terus Lakukan Verifikasi Cari Desa Fiktif Tambahan
  • 14 desa di Kudus belum cairkan Dana Desa tahap ketiga
  • Pacu bisnis di Sultra, BTN Syariah buka cabang di Kendari