KKP Kirim Tim Pastikan Petambak Terdampak Tumpahan Minyak Pertamina Raih Ganti Rugi

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-08-21
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengaku sudah berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) terkait dengan ganti rugi beberapa kawasan yang terdampak tumpahan minyak di perairan Karawang beberapa waktu lalu. Saat ini pihaknya telah menerjunkan tim khusus untuk menghitung kerugian untuk para petambak sekitar area tumpahan minyak Pertamina.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Brahmantya Satyamurti Poerwadi, mengatakan pihaknya juga telah bekerja sama dengan lurah dan pemkab sekitar untuk melakukan pendataan.

"Kita turunkan tim dari KKP dan penyuluh KKP turun ke semua stake holder dan saya juga akan push Pertamina bisa realisasikan tanggung jawab," kata dia saat ditemui di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (20/8).

Pihak KKP sendiri terus melakukan pendampingan kepada Pertamina untuk bertanggungjawab atas kerugian beberapa daerah yang terdampak. Oleh karenanya, cakupan wilayah yang dilakukan oleh pihaknya tidak di Karawang saja, melainkan hingga ke Pulau Seribu.

"Jadi KKP turunkan tim biar tidak salah hitung, kemarin kan press conference Bu Menteri (Susi Pudjiastuti) untuk dikejar sampai kapan pun dan Pertamina pastikan at in the cost," kata dia.

Akibat kejadian tumpahan minyak tersebut, kata dia, beberapa menjadi korban diantaranya adalah para nelayan, petambak garam, dan usaha terkait penjualan ikan di sekitar pesisir tersebut.

Sebelumnya, PT Pertamina Hulu Energi (Persero) berjanji akan menyalurkan kompensasi atas insiden tumpahan minyak yang terjadi di perairan Karawang. Kompensasi akan disalurkan mulai pekan depan dan tim pendataan sudah terjun di tiga provinsi, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Ketua Tim 1 Penanganan Dampak Eksternal Pertamina, Rifky Effendi, menyebut tim pendataan baru disebar pada Rabu, 14 Agustus 2019, kemarin. Pada Jumat besok, ditargetkan sekitar 60-70 persen data bisa terkumpul, dan selesai pekan ini.

"Kita harapkan pendataan (korban tumpahan minyak Pertamina) selesai minggu ini. Minggu depan menyalurkan kompensasi kepada masyarakat terdampak, kami tidak ingin livelihood masyarakat terganggu," ujar Rifky. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Polri dan TNI Dilibatkan Cegah Peredaran Rokok Ilegal
  • Dorong Produktivitas, Pupuk Bersubsidi untuk Kakao Disiapkan
  • Kementan Optimistis Swasembada Gula Putih di Depan Mata
  • KNKS Susun Indikator Kemajuan Makanan Halal di Indonesia
  • Kementan Ajak Pengusaha Maryland US Investasi Sarang Burung Walet
  • Modernisasi Pertanian Pangkas 80% Waktu Kerja dan 70% Hemat Biaya
  • Kemenperin Akan Konversi Sekolah Vokasi Potensial Menjadi PTN
  • 81 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp390 Triliun Dituntaskan
  • Investor Asing Mulai Lirik Program Satu Juta Rumah
  • Proyek Infrastruktur RI Jadi yang Terbesar di 20 Tahun Terakhir
  • Menteri Susi Dorong Digitalisasi UMKM Perikanan
  • Revolusi Industri 4.0 Dorong Perekonomian Syariah
  • Percepatan Investasi Bidang Pertanian Hortikultura
  • Kementan Dukung Mataram Kembangkan Kawasan Sayuran Perkotaan
  • Mendes Minta Dana Desa Bantu Pengembangan Desa Wisata
  • Adopsi Usaha Berbasis Masyarakat Adat, Desa di Bali Ini Punya 9 Bisnis
  • Kadin Apresiasi Kecepatan Izin Investasi Kementan
  • Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 1,26 Juta Ton Pupuk Subsidi
  • Palapa Ring Berdampak Positif Bagi Industri Gim Indonesia
  • Kementan Terus Kembangkan Refugia Si Penarik Serangga