KKP Minta Industri Kencangkan Serapan Garam Lokal

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-08-22
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan meminta agar industri pengolah dan pengguna garam bisa mendahulukan pemanfaatan garam produksi rakyat untuk memenuhi kebutuhan bahan bakunya.

Hal ini menyusul adanya permintaan industri untuk segera merealisasikan sisa kuota impor garam dalam waktu dekat.

“Saya sudah sampaikan serap [produksi rakyat] dulu,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Brahmantya Satyamurti Poerwadi, Selasa (20/8/2019).

Pria yang akrab disapa Tio ini menjelaskan per 13 Agustus 2019 stok garam lokal yang berasal dari produksi tahun lalu masih bersisa sebesar 291.620,93 ton yang terdiri atas 181.620,99 ton produksi rakyat dan 110.000 ton produksi PT Garam.

Adapun produksi baru per 14 Agustus 2019 mencapai 277.962,85 ton yang terdiri atas 197.462,85 ton produksi rakyat dan 80.500 ton produksi PT Garam.

Dia pun berharap, serapan garam leh industri bisa lebih tinggi dari komitmen yang telah ditandatangani yakni sebesar 1,1 juta ton.

Adapun terkait peningkatan kualitas produksi garam rakyat, menurut Tio pihaknya telah melakukan sejumlah upaya seperti integrasi ladang garam walaupun luasannya masih terbatas hingga 15 hekatre (ha).

“Bersandingan 15 ha menurut kita adalah yang sekarang dimungkinkan karena setelah 16-17 ha juga perbatasannya sama lahan lain yang juga bukan garam,” jelasnya.

Selain itu, ada pula program gudang garam nasional. Saat ii, KKP telah mengembangkan 18  unit gudang garam nasional di berbagai daerah dengan luasan masing-masing 600 meter persegi dan kapasitas penampungan garam hingga 2.000 ton per unit. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Polri dan TNI Dilibatkan Cegah Peredaran Rokok Ilegal
  • Dorong Produktivitas, Pupuk Bersubsidi untuk Kakao Disiapkan
  • Kementan Optimistis Swasembada Gula Putih di Depan Mata
  • KNKS Susun Indikator Kemajuan Makanan Halal di Indonesia
  • Kementan Ajak Pengusaha Maryland US Investasi Sarang Burung Walet
  • Modernisasi Pertanian Pangkas 80% Waktu Kerja dan 70% Hemat Biaya
  • Kemenperin Akan Konversi Sekolah Vokasi Potensial Menjadi PTN
  • 81 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp390 Triliun Dituntaskan
  • Investor Asing Mulai Lirik Program Satu Juta Rumah
  • Proyek Infrastruktur RI Jadi yang Terbesar di 20 Tahun Terakhir
  • Menteri Susi Dorong Digitalisasi UMKM Perikanan
  • Revolusi Industri 4.0 Dorong Perekonomian Syariah
  • Percepatan Investasi Bidang Pertanian Hortikultura
  • Kementan Dukung Mataram Kembangkan Kawasan Sayuran Perkotaan
  • Mendes Minta Dana Desa Bantu Pengembangan Desa Wisata
  • Adopsi Usaha Berbasis Masyarakat Adat, Desa di Bali Ini Punya 9 Bisnis
  • Kadin Apresiasi Kecepatan Izin Investasi Kementan
  • Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 1,26 Juta Ton Pupuk Subsidi
  • Palapa Ring Berdampak Positif Bagi Industri Gim Indonesia
  • Kementan Terus Kembangkan Refugia Si Penarik Serangga