Presiden Jokowi Mengapresiasi Operasi Kapal Ternak

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-08-23
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo meninjau langsung operasional kapal ternak di NTT . belum lama ini. Kepala Negara mengapresiasi penggunaan fasilitas tersebut yang memudahkan distribusi hewan ternak antarpulau menjadi lebih cepat.

Presiden tidak hanya melihat proses loading sapi ke kapal ternak, tapi juga ikut menaiki kapal untuk melihat langsung sapi yang telah memasuki kandang dalam kapal ternak CN 3. 

 

“Kunjungan Bapak Presiden Joko Widodo melihat kapal ternak, merupakan bukti dukungan dan perhatian beliau yang besar kepada pembangunan peternakan”, ujar Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita pada Kamis (22/8).

Pada kunjungan tersebut, Presiden bersyukur kapal ternak memudahkan distribusi hewan ke berbagai pulau. Lebih lanjut Presiden Jokowi menyampaikan harapannya, bahwa ke depan ternak-ternak sapi NTT juga ada yang dikirim dalam bentuk daging beku ke wilayah konsumen. 

“Oleh karena itu, kita harus terus bersinergi dan bahu-membahu antara pemerintah dan stakeholder, untuk dapat mewujudkan harapan Bapak Presiden ,”ujar Ketut.

Menurut Ketut, sejak diresmikan penggunaan Kapal Khusus Ternak oleh Pemerintah, pada 10 November 2015 hingga pertengahan 2019, jumlah ternak yang telah diangkut menggunakan dengan moda transportasi ini dari wilayah produsen mencapai 147.164 ekor.

“Melalui kapal ternak ini, kita berharap keberadaan ternak dan dinamika ketersediaan ternak di Indonesia dapat terpantau dengan baik, sehingga kebijakan yang diambil pemerintah dalam penyediaan daging sapi menjadi lebih optimal,”ungkapnya.

Lanjut Ketut, pemanfaatan kapal ternak ini dapat dioptimalkan untuk mengisi muatan balik kapal dengan produk yang dibutuhkan di daerah produsen sehingga terjadi peningkatan hubungan perdagangan yang lebih baik antar-daerah. “Hal ini perlu dukungan pemerintah daerah dalam memaksimalkan efektifitas pemanfaatan kapal ternak ini yang pada akhirnya mendukung pembangunan peternakan kedepan yang lebih baik,” ungkap Ketut.

Kualitas Ternak Terjaga

Anis salah satu pengirim ternak sapi pengguna kapal ternak, yang juga berada di lokasi tersebut menyampaikan kebahagiaannya dapat bertemu Presiden Jokowi pada saat proses loading ternak sapinya ke CN 3. Anis merasakan manfaat dengan adanya kapal ternak, yang dapat mengangkut ternak sapi dari Provinsi NTT ke Jakarta, Samarinda dan Banjarmasin.

“Senang pakai kapal ternak karena susut bobot badan sapi sampai tempat tujuan lebih kecil dibanding pakai kargo dan sapinya lebih terjamin selama perjalanan”, ungkap Anis. 

Menurutnya penurunan bobot badan sapi yang diangkut dengan kapal ternak, berdasarkan pengalamannya selama ini kurang dari 10%, sedangkan kapal kargo lebih dari 10%.“Pengadaan kapal ternak merupakan progam pemerintah yang sangat bagus, solusi bagi kami peternak di NTT” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Benny, pengirim ternak sapi pengguna kapal ternak, saat ditemui di Pasar Ternak Lili Kabupaten Kupang. Benny lebih suka mengirimkan ternak-ternak sapinya menggunakan kapal ternak, karena penurunan bobot badan sapinya lebih rendah dibanding menggunakan kapal kargo. Berdasarkan pengalaman Benny, penurunan bobot badan ternak sapi yang dikirim dengan kapal ternak lebih rendah berkisar 6-8%, dibandingkan dengan kapal kargo yang mencapai 12-15%.

Mendengar langsung apresiasi dari peternak terkait Kapal Ternak, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementerian Pertanian Fini Murfiani mengatakan pengiriman sapi melalui fasilitasi kapal khusus ternak membuat kualitas ternak dapat terjaga dari tempat asal hingga ke wilayah tujuan konsumsi karena memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan untuk menciptakan kondisi nyaman bagi hewan ternak dalam masa pengangkutan dan pengiriman.

“Dampak kapal ternak ini juga dapat meminimalisasi penyusutan bobot ternak karena sering terjadi kasus kematian karena penanganan hewan ternak yang kurang layak di atas kapal,” kata Fini.

Kepala Dinas Peternakan Propinsi NTT, Danny Suhadi mengungkapkan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas fasilitasi kapal ternak dari pemerintah pusat untuk mengangkut sapi dari NTT menuju wilayah produsen. Lebih lanjut Danny menjelaskan bahwa 5 kapal ternak yang mengangkut ternak sapi dari NTT adalah kapal CN 1, CN 2, CN 3, CN 4 dan CN6. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Pemerintah Gagas Kamar Ekspor Permudah Pelaku UMKM Tembus Pasar Dunia
  • Di Forum Ekonomi Dunia, Menperin Agus Pamer Potensi Industri Indonesia
  • Di WEF 2020, Airlangga Undang Perusahaan Global Tingkatkan SDM Indonesia
  • Wapres: Omnibus Law Perkuat Sertifikasi Halal
  • Gerakan Ekspor Pertanian Terbukti Dongkrak Ekonomi
  • Pengamat: Mentan Entaskan Kemiskinan dengan Kostratani
  • Pertamina Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Kilang
  • Bangun Proyek Kilang, Pertamina Optimalkan Industri dalam Negeri
  • Mentan SYL Tawarkan Bantuan Ketahanan Pangan ke Negara Mitra
  • Penyaluran KUR 2019 Capai Rp139,5 Triliun
  • DEPUTI KEMENTERIAN PEREKONOMIAN APRESIASI KEMAJUAN PROYEK RDMP BALIKPAPAN
  • Kemajuan Proyek Kilang RDMP Balikpapan Mendapat Apresiasi Pemerintah
  • Sentra Pengembangan Hortikultura Berorientasi Ekspor, Tingkatkan Ekonomi Daerah
  • KUNJUNGI KILANG BALIKPAPAN, MENAKER RI APRESIASI PENERAPAN K3 PERTAMINA
  • Pembangunan Kilang Jadi Peluang Kemandirian Manufaktur
  • Pertamina-Barata Indonesia Percepat Pembangunan Kilang
  • Mentan Manfaatkan Forum GFFA Dorong Transfer Pengetahuan
  • Jokowi Akan Babat Habis Tambang Ilegal di Ibu Kota Baru
  • Dongkrak Produksi, 12 Proyek Migas Beroperasi di 2020
  • SKK Migas Launching Layanan Perizinan Satu Pintu