Suku Bunga BI Turun, OJK: Sinyal Positif untuk Investor

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Moneter | 2019-08-23
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut hal tersebut bisa menjadi sinyal positif bagi para pengusaha dan juga investor.

"Para pengusaha bisa segera melakukan investasi dengan menggunakan dana-dana baik dari perbankan maupun pasar modal," ujar Ketua Dewa Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam acara Capital Market Summit & Expo 2019, Jumat (23/8).

Wimboh mengatakan, penurunan suku bunga BI akan diikuti dengan penurunan dari cost of fund perbankan. Hal tersebut lantaran suku bunga penjaminan juga akan diturunkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

"Sehingga, dengan asumsi margin yang sama, suku bunga kredit bisa turun karena cost of deposito turun," kata Wimboh.

Menurut Wimboh, penurunan suku bunga BI juga akan berdampak pada penurunan yield di instrumen fixed income yang dijual ke pasar modal. Dengan turunnya yield, maka para investor otomatis akan mendapatkan pendapatan yang lebih besar.

Wimboh memperkirakan penurunan suku bunga penjaminan ini akan berlangsung dalam waktu dekat. Berkaca pada penurunan suku bunga BI sebelumnya, suku bunga penjaminan juga langsung diturunkan.

Penyesuaian penurunan suku bunga ini langsung dapat dirasakan terutama untuk depoaito yang berdurasi 1 bulan. "Deposito yang 3 bulan tunggu jatuh tempo dulu untuk penyesuaian, tapi mayoritas deposito kita jangka pendek, jadi kita harapkan bisa segera," tutur Wimboh. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • RI Siap Sambut Kenormalan Baru, Rupiah Ditutup Menguat di Rp 14.610 per USD
  • BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 4,5 Persen
  • Enam Jurus BI Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan saat Covid-19
  • KSSK Pastikan Jaga Stabilitas Sistem Keuangan
  • Naik, Cadangan Devisa Capai Rp1.918 Triliun
  • Sri Mulyani Tegaskan Pemerintah Tak Ugal-ugalan Tarik Utang
  • Hingga April 2020, Cadangan Devisa Meningkat Jadi USD 127,9 Miliar
  • Banyak Berita Positif, BI Yakin Rupiah Bisa di Bawah 15 ribu per Dolar AS
  • Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
  • Menkeu Perluas Kucuran Insentif Pajak ke 11 Sektor Usaha
  • BI Perkirakan Cadangan Devisa Meningkat pada April 2020
  • LPS Pastikan Isu Bank Habis Uang Tunai di ATM Hoaks
  • BI: Rupiah Menguat, Pasar Percaya Kebijakan Soal Covid-19
  • Gubernur BI Optimis Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp15.000/USD Akhir 2020
  • Jaga Ketahanan Ekonomi, Sri Mulyani Bakal Terbitkan Surat Utang Corona
  • Komisi VIII Dukung Paket Stimulus Ekonomi Hadapi Covid-19
  • Gubernur BI Pastikan Cadangan Devisa Indonesia Masih Aman
  • BI Perkirakan Inflasi Minggu Pertama April di Angka 0,2 Persen
  • BI Upayakan Pertumbuhan Ekonomi Minimal 2,3% di 2020
  • Gubernur BI: Indonesia Tidak Akan Menerapkan Kontrol Devisa