Korea Selatan Bakal Perluas Investasi Teknologi di Indonesia

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-08-23
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Kedutaan Besar Korea Selatan Jeon Joyoung mengatakan Pemerintah dan pelaku usaha Korea Selatan akan semakin memperluas penanaman modal asing dalam industri teknologi, informasi dan komunikasi (TIK). Menurutnya, Indonesia memiliki iklim bisnis yang sehat terhadap perusahaan rintisan atau start-up company karena mendapat dukungan penuh dari pemerintah.

"Penanaman modal asing dalam industri Information, Communication and Technology (ICT) akan semakin diperluas karena terus bertambahnya orang yang menggunakan internet dan seluler," kata Menteri Joyoung dikutip Antara, Kamis (22/8).

Dia menilai penggunaan internet seluler di Indonesia menyebar dengan cepat dan masif dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, tidak heran pasar e-commerce dari Indonesia, seperti Tokopedia, telah menjadi salah satu yang terbesar di Asia.

"Iklim bisnis untuk perusahaan start-up mendapat dukungan pemerintah dan empat perusahaan unicorn pun hingga kini masih aktif dalam kegiatan bisnis mereka," kata dia.

Selain itu, Pemerintah Korea memperhatikan niat Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan sumber daya manusia dan melanjutkan kerja sama di bidang pengembangan kapasitas termasuk dukungan untuk akuisisi teknologi.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi asal Korea Selatan di Indonesia didominasi sektor industri mesin dan elektronik (15 persen); pertambangan (13 persen); gas dan air (9 persen); industri sepatu (8 persen); serta industri karet dan plastik (8 persen).

Sebagian besar investasi Korsel masih berada di Pulau Jawa, diikuti dengan Kalimantan dan Sumatera. Total realisasi investasi sejak 2014 sampai triwulan I 2019 ini mencapai 7,3 miliar dolar AS dengan realisasi investasi mencapai 2 miliar dolar AS pada 2017 dan 1,6 miliar dolar AS pada 2018. (rep)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Polri dan TNI Dilibatkan Cegah Peredaran Rokok Ilegal
  • Dorong Produktivitas, Pupuk Bersubsidi untuk Kakao Disiapkan
  • Kementan Optimistis Swasembada Gula Putih di Depan Mata
  • KNKS Susun Indikator Kemajuan Makanan Halal di Indonesia
  • Kementan Ajak Pengusaha Maryland US Investasi Sarang Burung Walet
  • Modernisasi Pertanian Pangkas 80% Waktu Kerja dan 70% Hemat Biaya
  • Kemenperin Akan Konversi Sekolah Vokasi Potensial Menjadi PTN
  • 81 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp390 Triliun Dituntaskan
  • Investor Asing Mulai Lirik Program Satu Juta Rumah
  • Proyek Infrastruktur RI Jadi yang Terbesar di 20 Tahun Terakhir
  • Menteri Susi Dorong Digitalisasi UMKM Perikanan
  • Revolusi Industri 4.0 Dorong Perekonomian Syariah
  • Percepatan Investasi Bidang Pertanian Hortikultura
  • Kementan Dukung Mataram Kembangkan Kawasan Sayuran Perkotaan
  • Mendes Minta Dana Desa Bantu Pengembangan Desa Wisata
  • Adopsi Usaha Berbasis Masyarakat Adat, Desa di Bali Ini Punya 9 Bisnis
  • Kadin Apresiasi Kecepatan Izin Investasi Kementan
  • Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 1,26 Juta Ton Pupuk Subsidi
  • Palapa Ring Berdampak Positif Bagi Industri Gim Indonesia
  • Kementan Terus Kembangkan Refugia Si Penarik Serangga