Panen Cabai Diharapkan Bisa Normalkan Harga

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-09-03
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) optimistis panen cabai yang akan dimulai dalam dua minggu ke depan bisa menarik turun harga komoditas ini hingga ke level normal.

Sekretaris Jenderal AACI Abdul Hamid menyebutkan saat ini, panen sebenarnya telah dimulai di beberapa daerah seperti Banyuwangi dan Jember. Bahkan, ada stok cabai yang belum terjual.

“Kalau di pasar itu sempat tidak terjual berarti kan pasokannya sudah cukup. Cuma memang [harga] di pasar belum turun, mungkin masih terpengaruh harganya,” kata Abdul Senin (2/9/2019).

Menurut Abdul, kebutuhan cabai harian di tingkat nasional mencapai hingga 200 ton. Sebanyak 60 persen atau sekitar 100-120 ton ada di Jakarta.

Dia memproyeksikan panen kali ini akan terus berlangsung hingga Desember sehingga harga cabai diproyeksi bisa normal di kisaran Rp30.000-Rp35.000 di level pedagang pasar meskipun ada potensi peningkatan permintaan pada akhir tahun.

Kendati demikian, dia juga mewanti-wanti adanya kemungkinan penurunan harga berlebih yang berpotensi merugikan petani lantaran pasokan yang tidak terkontrol.

“Saya lihat ada daerah yang sudah menanam di mana-mana sudah cukup banyak. Itu yang kita khawatirkan, yang kita enggak monitor itu. Repot kita jadinya,” ujarnya.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan adanya potensi serangan penyakit pada cabai lantaran musim hujan yang diprediksi akan mulai berlangsung pada Oktober nanti. Serangan penyakit ini berpotensi mengoreksi jumlah panen cabai sehingga suplai tidak mencukupi.

Untuk mengantisipasi kedua hal ini, menurutnya, edukasi petani atau peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor ini menjadi solusi. (bis)

- Tag : Pangan

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kinerja Sektor Pertanian Tetap Cemerlang di Masa Pandemi
  • Antisipasi Krisis Pangan, Gubernur Jatim Instruksikan Percepat Masa Tanam Padi
  • Pemkab Landak Genjot Produktivitas Tanaman Padi Unggul
  • Kementan Bantu Benih Jagung Senilai Rp 6 M untuk Sulteng
  • Kementan Dorong Pengembangan Pangan Lokal
  • Mentan SYL Kunjungi NTT, Pastikan Pasokan Pangan Aman
  • Mentan Pastikan Produksi Bawang Merah Melimpah
  • Bupati Rokan Hilir Serap Gabah demi Warga Terdampak
  • Bupati Sutedjo: Stok Pangan Kulonprogo Aman Sampai Desember
  • PBT Sumsel Aktif di Lapangan Pastikan Mutu Benih Terjamin
  • Stok Bawang Merah Dijamin Aman, Kementan Kawal Distribusi
  • Masih Banyak Hasil Panen, Kementan Klaim Stok Bawang Merah Aman Jelang Lebaran
  • Kementan Distribusikan Bawang Merah ke Daerah Nonsentra
  • Pastikan Pangan Tetap Tersedia, Petani di Bima Percepat Tanam
  • Budidaya Padi Salibu, Siasat Peyuluh dan Petani di Tengah Pandemi Covid-19
  • Gerakan Percepatan Tanam, Pemkab Sumbawa Barat Siap Jaga Pangan Indonesia
  • Bupati: Ketersediaan Beras di Banyuasin Surplus
  • Kementan Perkuat EWS Antisipasi Ketersediaan Bawang Merah
  • Kepala BPPSDM Kementan Ajak Jaga Ketahanan Pangan dengan Percepatan Tanam
  • Bulog Klaim Cadangan Beras Mencapai 1,4 Juta Ton