Petani Wonosobo Dapat Bantuan 48 Unit Alsintan

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-09-07
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kelompok tani (Poktan) dan brigade di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, mendapatkan bantuan 48 unit alat mesin pertanian (alsintan). Di antaranya 18 unit traktor roda 2, 4 unit cultivator, 13 unit pompa air, 10 unit power thresser, dan 3 unit corn sheller mobil.

Direktur Jenderal Prasaranan dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan sebanyak 48 unit alsintan itu diberikan melalui dua sistem. Pertama, melalui hibah kelompok tani yang berjumlah 35 unit dan kedua, melalui bigade kecamatan yang berjumlah 13 unit.

"Melalui bantuan ini, kami berharap yang pertama bisa menjadi solusi terkait semakin sulitnya tenaga kerja di bidang pertanian. Kemudian yang kedua, bisa sebagai upaya percepatan tanam, yang ketiga adalah untuk menurunkan biaya produksi," kata Sarwo Edhy, Jumat (6/9/2019).

Sarwo Edhy menanbahkan, petani dipersilakan memanfaatkan yang tersimpan di brigade setempat. Petani tinggal membuat surat permohonan melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah masing-masing.

"Di Brigade Alsintan tersedia berbagai alat pertanian modern. Semuanya dalam kondisi baik," ungkap Sarwo Edhy.

Menurut Sarwo Edhy, alsintan tersebut dititipkan Kementan untuk membantu petani dalam rangka mewujudkan swasembada tanam. Terkait mekanisme peminjaman, petani tinggal berkoordinasi dengan Distan atau Babinsa dan membuat surat permohonan yang berisi peminjaman alsintan melalui Gapoktan.

"Mekanisme peminjaman tersebut untuk memperjelas siapa yang bertanggung jawab atas peminjaman. Silakan membuat surat melalui Gapoktan. Kalau alsintan yang dimaksud tersedia atau tidak sedang dipakai petani lain, bisa langsung dipakai," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (Dispaperkan) Wonosobo, Abdul Munir memaparkan, pihaknya juga akan melakukan pendampingan. Supaya alat dengan standar yang sudah bagus ini dapat dikelola dengan sebaik-baiknya.

Dengan adanya bantuan alsintan tersebut, diharapkan mampu mengakselerasi proses aktivitas pra panen dan pasca panen. Terutama saat turun tanam dan panen raya, serta mampu mengatasi permasalahan keterlambatan proses dari hulu hingga hilir sektor pertanian di Wonosobo. (sin)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Optimalkan Sumber Air untuk Menanam Bawang
  • Eksportasi Produk Pertanian Jatim Diklaim Meningkat
  • Kementan Jadikan Modoinding Sentra Bawang Putih
  • Tiga Kabupaten di Jambi Lampaui Target Luas Tanam
  • Kementan Dorong Sulteng Jadi Pemasok Cabai Indonesia Timur
  • Kementan Dorong Pengendalian OPT dengan Agens Hayati
  • Pemerintah Berperan Melindungi dan Memberdayakan Petani
  • Petani Kini Bisa Tanam Padi Sambil Duduk di Bawah Pohon
  • Ramah Lingkungan, Pestisida Nabati Digunakan Petani Pati Atasi Hama
  • KTNA: Stok Beras Era Amran Luar Biasa dan Membanggakan
  • Kementan: Tahun Depan tak Perlu Impor Beras
  • Rektor IPB Sebut Benih Unggul Jadi Kunci Sektor Pertanian
  • Surplus Beras Tahun Ini Diprediksi Diatas 5 Juta Ton
  • Lebih Menguntungkan, Kementan Dorong Sulut Tanam Jagung
  • Padi Hibdria Perlu Jadi Prioritas Pembangunan Pertanian
  • Data FAO, Mekanisasi Pertanian Indonesia Naik Pesat
  • Screen House, Strategi Petani Cianjur Amankan Pasokan Cabai
  • Kementan Kenalkan Bakteri Pengendali Penyakit Padi
  • Mentan Amran Lakukan Gerakan Mekanisasi dan Pertanian Organik di Morowali
  • Kementan Mulai Antisipasi Dampak Kemarau Tahun Depan