PTPP Bangun 4 Pembangkit Listrik di Wilayah Terpencil

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2019-09-08
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Konsumsi listrik di Indonesia secara kontinyu terus menunjukkan peningkatan dan telah mengubah gaya hidup penduduknya. Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, konsumsi listrik diIndonesia di tahun 2017 mencapai 1.012 Kilowatt per Hour (KWH)/kapita naik 5,9 persen dari tahun sebelumnya.

Untuk tahun ini, pemerintah menargetkan konsumsi listrik masyarakat akan meningkat menjadi 1.129 KWH per kapita. Untuk mengantisipasi kenaikan ini, pemerintah juga meningkatkan kapasitas pembangkit pada tahun ini menjadi sebesar 65 GW dari realisasi tahun lalu sebesar 60 GW, salah satunya denganmencanangkan program pemerintah 35 GW di Indonesia.

Saat ini, rasio elektrifikasi di seluruh provinsi diIndonesia sudah di atas 70 persen, kecuali Nusa Tenggara Timur dan Papua.

Guna mendukung program pemerintah 35 GW di Indonesia tersebut, terutama di daerah terpencil di timur Indonesia, PTPP melakukan pembangunan empat pembangkit listrik pada waktu yang bersamaan dilokasi yang terpisah dan berada di lokasi terpencil untuk Dual Fuel Mpbile Power Plant, yaitu pertama, Mobile Power Plant 20 MW Nabire PLTMG, yang terletak di Nabire, Provinsi Papua, dengan masapembangunan selama 6 bulan.

Kedua, Mobile Power Plant Ternate 30 MW PLTMG, yang terletak di Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara,dengan masa pembangunan selama 6 bulan. Ketiga, Mobile Power Plant 20 MW Flores MHP, terletak di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur,dengan masa pembangunan selama 12 bulan.

Keempat, Mobile Power Plant PLTMG bontang 30 MW, terletak di Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, denganmasa pembangunan selama 9 bulan.

"Selama proses pembangunan, Perseroan bekerjasama dengan Wärtsilä Finland sebagai pemasok utama gasengines yang diperlukan untuk pembangkit listrik. Seluruh mesin pendukung pembangkit listrik dirakit dandikirim langsung dari Finlandia ke Indonesia melalui pengiriman jalur laut," ujar Direktur Operasi 3 PTPP Abdul Haris Tatang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Menurut dia, PTPP telah melakukan terobosan baru dan langkah yang besar dalam mentuntaskan proyek pembangkit listrik dari sisi kualitas pekerjaan yang rapi, waktu pengerjaan, efisien terutama dari sisi HSE (Health, Safety, Environment) sehingga mampu menghasilkan pembangkit listrik berkualitas tinggi.

Berbagai tantangan yang dihadapi Perseroan selama proses konstruksi, mulai dari keterbatasan sumber daya,jalur pengiriman engine gas yang jauh, tantangan geografis, kondisi cuaca serta masa konstruksi yang cukup singkat, tidak menjadi hambatan bagi tim proyek Perseroan dalam membangun empat pembangkit listrik tersebut.

"Dengan sinergi dan koordinasi yang baik seluruh stakeholders, tantangan tersebut mampu membawa warna tersendiri, hingga akhirnya empat pembangkit listrik selesai dengan kualitas terbaik dan tepat waktu, tepat biaya, menerangi rumah-rumah masyarakat di daerah terpencil Indonesia," kata dia. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • BPH Migas Yakin Penyaluran BBM Bersubsidi Terjaga
  • Rasio Elektrifikasi di NTT mencapai 73,72 Persen
  • Sawit Mampu Jadikan Indonesia Mandiri Energi
  • PLN Ingin Harga Gas untuk Pembangkit Listrik Lebih Murah
  • ESDM: B30 Tonggak Pengembangan Energi Terbarukan Indonesia
  • Jonan: Tarif Listrik Tak Akan Naik
  • Batan: PLTN Dapat Atasi Masalah Elektrifikasi di Kalbar
  • TNI-PLN Teken Kerja sama Pengamanan Sistem Ketenagalistrikan
  • Klarifikasi Pemerintah Soal Kenaikan Tarif Listrik
  • PTPP Bangun 4 Pembangkit Listrik di Wilayah Terpencil
  • Kehadiran Mobil Esemka Mampu Serap 300 Tenaga Kerja
  • PLN Beri Pemasangan Listrik Gratis Buat Warga Mentawai
  • Gas Bumi PGN Mulai Melayani Industri Garam di Madura
  • Pertamina: Stok Elpiji di Jayapura Cukup Hingga 29 Hari ke Depan
  • PGN akan Perluas Jaringan Infrastruktur Gas Bumi Yogyakarta
  • Penyaluran Bahan Bakar di Jayapura Berangsur Normal
  • Pertamina Kembali Salurkan BBM di Jayapura
  • Menteri Jonan: Pasokan Listrik di Ibu Kota Baru Aman
  • Normalkan Listrik Jayapura, PLN Terjunkan 50 Personel Gabungan
  • PLN Telah Perbaiki Seluruh Penyulang di Jayapura