Kementan Nilai Komoditi Pertanian Indonesia Semakin Jaya

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-09-08
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui berbagai perangkat kerjanya terus membuka potensi pasar ekspor untuk berbagai komoditas. Salah satunya Hortikultura. Untuk sayuran misalnya, Kabupaten Bandung tercatat menjadi pemasok andalan ke negara Singapura.

"Pasar produk pertanian khususnya berupa sayuran dan buah-buahan sangat terbuka luas di Singapura," ujar Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan, Ali Jamil saat melepas ekspor di Gudang PT. Gapura Angkasa, Garuda Indonesia, Tangerang, Banten, Jumat (6/9).

Ali mengatakan, pemerintah juga tengah berupaya membuka keran ekspor tanaman hias ke berbagai negara di seluruh dunia. Diantaranya ekspor tanaman hias yang sudah menembus pasar Belanda.

"Kemudian ada juga beberapa jenis komoditas lainnya yang sudah diekspor ke Cina dan negara-negara lain di kawasan Asia, Eropa serta Amerika. Adapun jenis yang sering dikirim adalah selada air, jamur, buncis, lobak, bit, labu siam, waluh lokal, dan kentang," katanya.

Kata Ali, semua bahan komoditas itu dikirim dari beberapa daerah seperti Provinsi Jawa Barat, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Indonesia bagian Timur lainnya.

Adapun beberapa produk pertanian yang sudah dilepas pada bulan ini antara lain buah mangga sebanyak 1,6 ton, bibit tanaman hias sebanyak 141,3 ribu batang, Sarang Burung Walet (SBW) sebanyak 51,5 kilogram, telur Hatching Eggs (HE) sebnyak 60,5 ribu butir serta ular jali sebanyak 1.000 ekor.

"Total nilai ekonomi ekspor produk pertanian yang diekspor kali ini sebesar Rp2,2 miliar," katanya.

Sementara itu, khusus untuk pengiriman produk hortikultura, pemerintah sudah membuat rute pengiriman, yakni melalui Bandar Udara Soekarna Hatta dan Pelabuhan Laut Tanjung Priok. Penggunaan di dua lokasi ini dibuat untuk menyesuaikan tingkat ketahanan masing-masing komoditas yang diekspor.

"Ekspor sayuran ini semakin membuktikan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan produksi dan kualitas komoditas sayuran. Tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, namun sanggup mengisi pasar luar negeri," katanya. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Optimalkan Sumber Air untuk Menanam Bawang
  • Eksportasi Produk Pertanian Jatim Diklaim Meningkat
  • Kementan Jadikan Modoinding Sentra Bawang Putih
  • Tiga Kabupaten di Jambi Lampaui Target Luas Tanam
  • Kementan Dorong Sulteng Jadi Pemasok Cabai Indonesia Timur
  • Kementan Dorong Pengendalian OPT dengan Agens Hayati
  • Pemerintah Berperan Melindungi dan Memberdayakan Petani
  • Petani Kini Bisa Tanam Padi Sambil Duduk di Bawah Pohon
  • Ramah Lingkungan, Pestisida Nabati Digunakan Petani Pati Atasi Hama
  • KTNA: Stok Beras Era Amran Luar Biasa dan Membanggakan
  • Kementan: Tahun Depan tak Perlu Impor Beras
  • Rektor IPB Sebut Benih Unggul Jadi Kunci Sektor Pertanian
  • Surplus Beras Tahun Ini Diprediksi Diatas 5 Juta Ton
  • Lebih Menguntungkan, Kementan Dorong Sulut Tanam Jagung
  • Padi Hibdria Perlu Jadi Prioritas Pembangunan Pertanian
  • Data FAO, Mekanisasi Pertanian Indonesia Naik Pesat
  • Screen House, Strategi Petani Cianjur Amankan Pasokan Cabai
  • Kementan Kenalkan Bakteri Pengendali Penyakit Padi
  • Mentan Amran Lakukan Gerakan Mekanisasi dan Pertanian Organik di Morowali
  • Kementan Mulai Antisipasi Dampak Kemarau Tahun Depan