Realisasi Peremajaan Tanaman Kakao Capai 69 Persen

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Perkebunan dan Kehutanan | 2019-09-09
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Realisasi peremajaan tanaman kakao berusia tua atau rusak mencapai 69 persen dari total alokasi 2019. Dengan 6.660 hektare (ha) lahan yang menjadi target replanting, luasan lahan yang telah menerima distribusi bibit tanaman baru sampai saat ini mencapai 4.665 hektare (ha).

"Ini semua sudah proses penyaluran. Pupuk juga disalurkan. Kami berharap musim hujan supaya segera bisa tanam karena penanaman tergantung musim," ujar Kepala Sub Direktorat Tanaman Penyegar Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Bagus Hudoro, baru-baru ini.

Kementan tercatat menggelontorkan anggaran sebesar Rp84,58 miliar untuk program peremajaan kakao pada 2019. Dari target peremajaan 6.660 ha, sekitar 6,66 juta batang benih akan disalurkan dengan densitas 1.000 batang/ha. 

Adapun lokasi peremajaan berada di 17 kabupaten yang tersebar di 10 provinsi.

Dengan luas mencapai 1,6 juta ha, tanaman kakao menghasilkan yang diolah petani rakyat hanya mencakup area seluas 765.004 ha. Produktivitasnya pun masih rendah, rata-rata sebesar 730 kg/ha. 

Sementara itu, luas tanaman tua atau rusak mencapai 514.275 ha dan tanaman belum menghasilkan seluas 336.676 ha.

Bagus mengemukakan peremajaan merupakan langkah jangka panjang yang diambil Kementan untuk meningkatkan produktivitas tanaman kakao Tanah Air. Ia menyatakan benih tanaman baru memiliki potensi produksi sampai 2 ton/ha jika memasuki usia produktif.

Kendati demikian, Bagus tak memungkiri jika luas area kebun yang menjadi target peremajaan masih kecil. Dengan luas tanaman tak produktif yang mencapai 300.000 ha, ia mengemukakan idealnya peremajaan dilakukan pada 10 persen lahan.

"Sebenarnya targetnya setiap tahun itu 10 persen kita remajakan. Karena apa? Supaya nanti tidak serentak semua, kan repot nanti. Tapi ya kembali, kita kan ada batasan. Kami tetap berusaha dengan berapapun anggaran yang diberikan," sambungnya.

Selain peremajaan, Kementan juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp19,66 miliar untuk perluasan lahan kakao di 6 kabupaten yang berada di 4 provinsi dengan target seluas 1.340 ha. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Siapkan Pembenahan Data Produksi Kakao
  • KLHK Bidik Rehabilitasi 430.000 Ha Hutan dan Lahan per Tahun
  • PTPN V Akan Lakukan Pemetaan Geospasial Sawit Rakyat
  • Kinerja Sektor Kehutanan Bakal Dipacu dalam 4 Tahun ke Depan
  • Potensi Hasil Hutan Bukan Kayu Dinilai Menjanjikan
  • Replanting Kebun Sawit di Musi Banyuasin Capai 12.238 Hektare
  • Kejar Biodiesel B50, Pemerintah Perluas Peremajaan Sawit
  • Punya Dana Besar, Jokowi Target Peremajaan Kebun Sawit 500.000 Hektare dalam 3 Tahun
  • Swakelola Usaha Kelapa Sawit Terus Dikawal Kementan
  • Pemerintah Genjot Pembangunan Perkebunan Nasional
  • Kemendag Promosikan Kelapa Sawit Berkelanjutan ke Taiwan
  • Peremajaan Kebun Sawit sejak 2017 Capai 10.353 Ha
  • Optimalkan Lahan Kakao, Mentan Sarankan Lakukan Intercropping
  • 76 Persen Karhutla pada 2019 Terjadi di Lahan Terlantar
  • Anggur Janetes SP1 Idola Hortikultura Indonesia Masa Depan
  • Asosiasi Petani Sawit Mandiri di Riau Dapat Sertifikat Pengelolaan Berkelanjutan
  • Rehabilitasi Hutan dan Lahan Capai 206 Ribu Ha di 2019
  • Berantas Pembalakan Liar, KLHK Musnahkan 5.827 Kayu Gelam Ilegal
  • DPR Dorong Percepatan Restorasi Ekosistem Gambut
  • Kementan Andalkan Sektor Perkebunan Jadi Sumber Devisa