Target Produksi Padi Ditarget Naik pada 2020

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-09-10
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kendati pagu indikatif Kementerian Pertanian pada 2020 mengalami penurunan, rancangan target produksi padi pada tahun depan mencapai 85,85 juta ton atau naik dari target tahun 2019.

Usulan alokasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Kementerian Pertanian dipatok di angka Rp21,05 triliun, lebih rendah dibandingkan alokasi 2019 sebesar Rp21,7 triliun.

Fokus utama anggaran pun masih diarahkan pada pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Hal ini tecermin dari alokasi anggaran terbesar pada Direktorat Jenderal Tanaman Pangan senilai Rp5,96 triliun dan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) dengan anggaran senilai Rp3,40 triliun.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pun tetap optimistis dengan postur anggaran ini. Menyitir catatan produk domestik bruto (PDB) pertanian yang tumbuh dalam tiga tahun terakhir, ia percaya diri tren serupa dapat terus berlanjut meski alokasi anggaran untuk kementeriannya turun.

"Iya tetap naik [target produksi], jadi kita tidak boleh tergantung dengan anggaran. Kita ini regulator, bagaimana mengeluarkan kebijakan sehingga semua anggaran tepat sasaran dan produktif. Sekarang kita terbukti kan, pertanian, kata Bappenas, merupakan salah satu sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Amran usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Senayan, Senin (9/9/2019).

Postur anggaran yang cukup sama dengan tahun 2019, lanjut Amran, tak lepas dari hasil analisis Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Mengutip analisis itu, ia menyebutkan setiap 1 persen kenaikan anggaran pertanian, kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi mencapai 0,33 persen. 

Angka itu disebut Amran lebih tinggi dibanding rata-rata nasional. "Sektor pertanian merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penambahan 1 persen anggaran mampu mengangkat pertumbuhan ekonomi sebesar 0,33 persen dan kita lihat standar nasional 0,06 persen. Jadi, format anggaran harus tetap seperti sebelumnya. Kita prioritaskan pada sektor-sektor yang mendorong pertumbuhan," tambahnya. (bis)

- Tag : Pangan

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kendala Cuaca Tak Halangi Pasokan Cabai Asal Indonesia Timur
  • Komisi IV DPR RI Dorong NTB Jadi Lumbung Benih Nasional
  • Di Forum Mentan Sedunia, SYL Bawa Tiga Misi Indonesia untuk Pangan
  • TaniHub Ingin Kembangkan Bisnis Pertanian Digital di Seluruh Indonesia
  • Beberapa Wilayah di Indonesia Masih Eksis Panen Jagung
  • Kementan Pastikan Harga Jagung Masih Stabil
  • Lapor Wapres, Mentan Pastikan Ketersediaan Pangan Aman
  • Bandung Barat, Penyangga Cabai Merah Keriting Jabodetabek
  • Bulog Gelontorkan 120 Ton Beras untuk Korban Bencana Alam di Januari 2020
  • Kostratani, Sukseskan Pembangunan Pertanian.
  • Sepanjang Desember 2019, Kenaikan Ekspor Sektor Pertanian Paling Tinggi
  • Semarak Tanam Bawang Merah di Pati, Kementan Pastikan Pasokan Aman
  • Musim Penghujan, Pasokan Bawang Merah dan Cabai Tetap Aman
  • Semarak Tanam Bawang, Kementan Pastikan Pasokan Aman
  • Cabai dan Bawang Merah asal Sukabumi Siap Penuhi Pasokan Jabodetabek
  • Pemerintah Dorong Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan di Daerah
  • Kementan: Panen Raya Padi Maret-April Capai 5 Juta Hektare
  • Sleman Siap Amankan Pasokan Cabai Hingga 3 Bulan ke Depan
  • Orientasi Ekspor Beras, Kementan Bangun Kostraling
  • Waspadai Kenaikan Harga Jagung