Batan: PLTN Dapat Atasi Masalah Elektrifikasi di Kalbar

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2019-09-11
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir Badan Teknologi Nuklir Nasional (Batan) Suryantoro mengatakan, Provinsi Kalimantan Barat membutuhkan keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Ia meyakini, pembangkit listrik tenaga nuklir dapat mengatasi persoalan rendahnya elektrifikasi di daerah itu.

"Kalbar membutuhkan adanya PLTN untuk mengatasi masalah kelistrikan yang masih rendah dan juga menginginkan pasokan listrik yang bersih, salah satunya dengan memanfaatkan PLTN," ujar Suryantoro usai pembukaan diskusi kelompok terfokus di Tangerang Selatan, Banten, Selasa.

Selain untuk mengatasi masalah kelistrikan yang masih rendah, pembangunan PLTN tersebut juga bertujuan untuk mengolah sumber daya alam bauksit yang banyak di daerah itu. Saat ini, bauksit tersebut ditambang dan langsung dijual. Pihak pemerintah daerah menginginkan agar bauksit tersebut diolah menjadi alumina dan kemudian aluminium.

"Untuk proses pengolahan itu membutuhkan energi yang besar. Energi itu didapatkan dari PLTN," jelas dia.

Suryantoro mengatakan, PLTN yang akan dibangun berupa prototipe atau purwarupa dengan kapasitas 100 MW. Proses pembangunannya akan dimulai pada 2020 hingga 2024.

Pihak Batan, menurut Suryantoro, mendukung pembangunan PLTN tersebut dalam bentuk dukungan teknis mulai dari evaluasi tapak hingga pembangunan PLTN. Menurut dia, purwarupa PLTN komersil tersebut merupakan hasil riset yang dikembangkan oleh Batan dan menjadi salah satu prioritas riset nasional ke depan.

"Saat ini hasil riset harus dalam bentuk purwarupa, sehingga hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat."

Sebelumnya, hasil survei menunjukkan sekitar 87 persen masyarakat Kalimantan Barat mendukung pembangunan PLTN di daerah tersebut. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Penyaluran Subsidi Elpiji Tertutup Harus Diikuti Kebijakan Satu Harga
  • Kadin Dorong Penerapan Bahan Bakar Berbasis Karet Alam
  • SKK Migas dan Polri Perkuat Pengamanan Hulu Migas
  • PLN: Sistem Kelistrikan Kalsel dan Kalteng Pulih 100 Persen
  • Menteri ESDM: Atur Ulang Distribusi LPG 3 KG Masih Tahap Kajian
  • Geliatkan Sumber EBT, Lahan Bekas Tambang Beralih Jadi 'Ladang Surya'
  • Pembangkit BBM PLN Akan Dialihkan Menggunakan Gas
  • Tingkatkan Efisiensi Biaya, PLN Gasifikasi 52 Pembangkit
  • Pertamina dan Polda Jabar Teken Kontrak Pengadaan BBM Rp165,2 M
  • PLN Tambah Pasokan 10,6 MW dari Pembangkit EBT dan Excess Power
  • PLN Tambah PLTS di Lombok
  • Pencabutan Subsidi LPG Masih Dikaji
  • Jalan Terjal PLN Terangi Daerah Terpencil Nusantara
  • PLN Akan Konversi 52 Pembangkit dari Diesel ke Gas
  • Menteri ESDM Jamin Rakyat Tak Mampu Tetap Dapat Subsidi Elpiji 3 Kg
  • Pertamina EP Lampaui Target Lifting Minyak di 2019
  • PLN Siapkan Teknologi Kelas Dunia di Ibu Kota Baru
  • Pemerintah Jamin Kualitas Mesin tak Rusak Karena B30
  • PLN dan TNI Bersinergi Percepat Bangun Kelistrikan di Kalimantan Barat
  • PLN Operasikan PLTS Sambelia di Lombok Timur