Program Petani Milenial Hidupkan Mental Santri

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-09-11
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, menilai program petani milenial yang berbasis di padepokan dan pesantren mampu menghidupkan mental santri dalam mengembangkan keterampilan.

"Terutama ilmu budidaya dan cocok tanam. Saya pikir program ini sangat bagus sekali karena mengarah kepada penguatan komunitas," ujar Kyai Cholil, Selasa (10/10) malam.

Menurut dia, program santri milenial merupakan program tepat guna yang akan membawa bangsa ini lebih tahan terhadap gelombang ekonomi dan pangan dunia. Apalagi, Indonesia sejak dulu memiliki hamparan tanah yang luas dan dapat digunakan untuk bercocok tanam.

"Maknya saya berharap kepada Pak Mentan agar bisa melanjutkan dan menerjemahkan lebih dalam keinginan para kyai di sektor pertanian berbasis keumatan. Apalagi punya konses ke basis padepokan dan pesantren," katanya.

 

Kyai Cholil mengatakan bahwa semua program tersebut tak lepas dari keberpihakan Menteri Andi Amran Sulaiman dalam memperhatikan perkembangan umat, terutama mereka yang sedang menuntut ilmu di pesantren.

 

"Saya kira hanya beliau yang memberikan santri sarana dan prasarana pertanian, kemudian mendorong pesantren agar memiliki kekuatan ekonomi. Nah, saya kira sesuai dengan harapan para kyai yang ingin meringankan beban negara dengan menciptakan mandiri pangan dan ekonomi," katanya.

 

Kyai Cholil berharap, dengan berbagai bantuan ini para santri di seluruh Indonesia memiliki keterampilan ilmu tani yang bisa diterapkan di tengah-tengah masyarakat.

 

"Sejak dulu tradisi santri itu nyantri kepada kyai, bertani dengan kyai belajar ilmu dengan kyai. Selanjutnya pulang membawa ilmu yang bisa diterapkan ke masyarakat. Tentu kita sama-sama harapakan agar pak menteri bisa melanjutkan tradisi ini 5 tahun ke depan," tukasnya. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Polri dan TNI Dilibatkan Cegah Peredaran Rokok Ilegal
  • Dorong Produktivitas, Pupuk Bersubsidi untuk Kakao Disiapkan
  • Kementan Optimistis Swasembada Gula Putih di Depan Mata
  • KNKS Susun Indikator Kemajuan Makanan Halal di Indonesia
  • Kementan Ajak Pengusaha Maryland US Investasi Sarang Burung Walet
  • Modernisasi Pertanian Pangkas 80% Waktu Kerja dan 70% Hemat Biaya
  • Kemenperin Akan Konversi Sekolah Vokasi Potensial Menjadi PTN
  • 81 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp390 Triliun Dituntaskan
  • Investor Asing Mulai Lirik Program Satu Juta Rumah
  • Proyek Infrastruktur RI Jadi yang Terbesar di 20 Tahun Terakhir
  • Menteri Susi Dorong Digitalisasi UMKM Perikanan
  • Revolusi Industri 4.0 Dorong Perekonomian Syariah
  • Percepatan Investasi Bidang Pertanian Hortikultura
  • Kementan Dukung Mataram Kembangkan Kawasan Sayuran Perkotaan
  • Mendes Minta Dana Desa Bantu Pengembangan Desa Wisata
  • Adopsi Usaha Berbasis Masyarakat Adat, Desa di Bali Ini Punya 9 Bisnis
  • Kadin Apresiasi Kecepatan Izin Investasi Kementan
  • Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 1,26 Juta Ton Pupuk Subsidi
  • Palapa Ring Berdampak Positif Bagi Industri Gim Indonesia
  • Kementan Terus Kembangkan Refugia Si Penarik Serangga