Kementan Kembangkan Budidaya Gandum Lokal Eksotis

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-09-15
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pertanian (Kementan) melirik pengembangan budidaya tanaman gandum di Indonesia Timur khususnya wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua. Pengembangan komoditas ini penting karena semakin meningkatnya tren masyarakat masa kini untuk mengkonsumsi aneka roti dan mi, maka kebutuhan tepung nasional juga meningkat.

Direktur Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Bambang Sugiharto menyatakan untuk memenuhi kebutuhan gandum ini diperlukan penyediaan varietas yang mempunyai sifat unggul dan beragam. Ketersediaan plasma nutfah yang memiliki variasi yang besar merupakan sumber gen yang mendukung pembentukan varietas baru yang berdaya hasil tinggi, tahan hama penyakit, umur genjah dan sifat lainnya.

“Prospek pertanaman gandum cukup baik karena beberapa wilayah di Indonesia cocok untuk pengembangan gandum mulai dari dataran tinggi sampai sedang, pada daerah tertentu, seperti NTT dan sebagian Papua yang memiliki iklim mikro yang cocok untuk pertanaman gandum,” ujar Bambang di Jakarta, Sabtu (14/9).

Menurut data Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP) Kementan, potensi pertanaman gandum paling besar di Papua sekitar 976 ribu hektare, di NTT bisa dikembangkan sampai 52 ribu hektare. "Namun demikian memang sampai saat ini kedua wilayah tersebut belum terdata hamparan gandumnya karena masih spot kecil kecil," ujar Bambang. (ant)

- Tag : Pangan

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Optimalkan Sumber Air untuk Menanam Bawang
  • Eksportasi Produk Pertanian Jatim Diklaim Meningkat
  • Kementan Jadikan Modoinding Sentra Bawang Putih
  • Tiga Kabupaten di Jambi Lampaui Target Luas Tanam
  • Kementan Dorong Sulteng Jadi Pemasok Cabai Indonesia Timur
  • Kementan Dorong Pengendalian OPT dengan Agens Hayati
  • Pemerintah Berperan Melindungi dan Memberdayakan Petani
  • Petani Kini Bisa Tanam Padi Sambil Duduk di Bawah Pohon
  • Ramah Lingkungan, Pestisida Nabati Digunakan Petani Pati Atasi Hama
  • KTNA: Stok Beras Era Amran Luar Biasa dan Membanggakan
  • Kementan: Tahun Depan tak Perlu Impor Beras
  • Rektor IPB Sebut Benih Unggul Jadi Kunci Sektor Pertanian
  • Surplus Beras Tahun Ini Diprediksi Diatas 5 Juta Ton
  • Lebih Menguntungkan, Kementan Dorong Sulut Tanam Jagung
  • Padi Hibdria Perlu Jadi Prioritas Pembangunan Pertanian
  • Data FAO, Mekanisasi Pertanian Indonesia Naik Pesat
  • Screen House, Strategi Petani Cianjur Amankan Pasokan Cabai
  • Kementan Kenalkan Bakteri Pengendali Penyakit Padi
  • Mentan Amran Lakukan Gerakan Mekanisasi dan Pertanian Organik di Morowali
  • Kementan Mulai Antisipasi Dampak Kemarau Tahun Depan