KNKS Susun Indikator Kemajuan Makanan Halal di Indonesia

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-09-16
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menggelar FGD mengenai pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Direktur pendidikan dan riset keuangan syariah KNKS, Sutan Emir Hidayat, mengharapkan FGD ini dapat menjadi cikal bakal pengembangan ekonomi syariah daerah di Indonesia. Dengan adanya kesepakatan mengenai dimensi pengukuran kinerja ekonomi syariah daerah.

Diharapkan setiap daerah akan mengembangkan ekonomi syariahnya sesuai dengan indikator yang telah disepakati. "Khususnya, pada hari ini, kami telah bersepakat tentang makanan halal. Ke depannya, kami juga akan membahas fashion muslim dan berbagai sektor lainnya di industri halal," ujar dia.

Tujuan dari kegiatan FGD ini adalah untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, memverifikasi dan menyusun dimensi, variabel, dan elemen-elemen yang selanjutnya akan disepakati dan ditindaklanjuti sebagai indikator detil untuk mengukur kemajuan ekonomi dan keuangan Syariah di tingkat daerah/provinsi di Indonesia dalam sektor makanan dan minuman halal.

Menurut Laporan Thomson Reuters (2018), penduduk muslim dunia menghabiskan 1,30 triliun dolar AS pada tahun 2017 untuk makanan halal. Indonesia menjadi konsumen makanan halal terbesar di dunia dengan menghabiskan 170 miliar dolar AS.

Potensi ini menjadi kesempatan sekaligus tantangan yang besar untuk meningkatkan investasi dan produk makanan tersertifikasi halal Indonesia agar tidak hanya menjadi konsumen terbesar, namun dapat menjadi salah satu produsen makanan halal terbesar dunia.

Suatu kajian atau penelitian dibutuhkan untuk memberikan justifikasi dalam pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan. Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia tidak terlepas dari peran pemerintah daerah. Penambahan indikator daerah yang sudah ada sebelumnya dengan indikator penilaian kemajuan ekonomi syariah merupakan salah satu cara untuk mempercepat pengembangan ekonomi syariah daerah. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Genjot Percepatan Tanam, Bupati Luwu Utara Beri Dukungan Penuh
  • Bulog Kembali Salurkan Bansos Beras Presiden Tahap Kedua
  • Pertamina Siapkan Protokol New Normal untuk Pelayanan di SPBU
  • SKK Migas Kejar Tiga Proyek Hulu Migas Rampung Tahun Ini
  • Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif
  • New Normal Diyakini Akan Kembali Menggerakkan Ekonomi Nasional
  • Menko Luhut: Utang Penanganan Covid-19 Indonesia Masih Paling Rendah
  • Pemerintah Selamatkan Ekonomi Lewat Investasi
  • BPS: Ekspor Pertanian Tumbuh 12,66 Persen
  • Langkah Tepat Sektor Pangan, Inflasi Mei 2020 Rendah
  • KUR Pertanian Bantu Indonesia Bebas dari Ancaman Krisis Pangan
  • 55.042 Desa Telah Terima BLT Dana Desa
  • KKP Buka Akses Permodalan Untuk Wirausaha Milenial
  • Pemerintah Optimistis Ekonomi Tumbuh 2,3 Persen pada 2020
  • PLN Antisipasi Pertumbuhan Listrik Negatif
  • Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Siap Terapkan Protokol Kenormalan Baru
  • KUR Pertanian Bantu Petani Jalankan Produksi di Tengah Pandemi
  • Cita-Cita Wapres: Produk Halal Indonesia Digunakan di Seluruh Dunia
  • PUPR Modernisasi Jaringan Irigasi Rentang untuk Mengairi 88.000 Hektar Sawah
  • Kemenperin Terus Kawal Investasi di Sektor Industri