Penerapan Ekonomi Digital Bisa Menyerap 10 Juta Tenaga Kerja

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Ketenagakerjaan | 2019-10-06
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya memaksimalkan potensi dari penerapan ekonomi digital pada era industri 4.0. Indonesia dinilai memiliki sumber daya yang penting untuk pengembangan ekosistem ekonomi digital. Sehingga pemerintah terus memberikan dukungan melalui berbagai kebijakan strategis.

"Lebih dari 60 juta masyarakat Indonesia memiliki smartphone. Dengan sumber daya ini, tidaklah heran kalau dalam waktu cepat Indonesia sudah punya empat unicorn, dan menjadi terbanyak di ASEAN. Kami optimistis sampai tahun 2024 akan lahir dua unicorn lagi di Indonesia," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu (5/10/2019).

Airlangga menyebutkan, melalui penerapan ekonomi digital, diproyeksi mampu mendorong peningkatan pada pertumbuhan ekonomi hingga 1%-2%, penyerapan tenaga kerja lebih dari 10 juta orang, dan kontribusi industri manufaktur sebesar 25% terhadap PDB nasional. Hal ini sesuai dengan target yang terdapat dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.

Oleh karena itu, dipilih pula sektor-sektor andalan yang mampu memberikan dampak besar dalam implementasi industri 4.0 di Indonesia. "Telah dipilih lima sektor yang menjadi prioritas, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik serta kimia-biokimia," sebutnya.

Menurut Airlangga, dalam peta jalan implementasi Industri 4.0 tersebut, telah dipersiapkan berbagai inisiatif strategis untuk masing masing sektor prioritas. “Kemudian, telah ditunjuk lighthouse atau pabrik percontohan bagi penerapan industri 4.0 yang sudah menggunakan artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT), antara lain Schneider di Batam dan Petrosea di Tangerang, Banten," ujarnya.

Airlangga mengungkapkan, berdasarkan studi McKinsey, didorongnya ekonomi digital, Indonesia akan membutuhkan 17 juta tenaga kerja yang melek digital, dengan komposisi 30% di industri manufaktur dan 70% di industri penunjang. Sehingga, nantinya mendorong tambahan ekonomi sebesar USD150 miliar kepada ekonomi Indonesia.

"Inilah yang didorong agar kesempatan sebesar USD150 dalam bentuk ekonomi digital itu dimanfaatkan oleh tenaga kerja dan masyarakat Indonesia. Bisnis ini ada di Indonesia tergantung bagaimana kita memanfaatkannya," tegasnya.

Airlangga menuturkan, dalam memaksimalkan potensi digital ekonomi di Tanah Air, Kemenperin juga mendorong startup atau perusahaan rintisan agar mereka mampu mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM) di Tanah Air.

Merujuk pada laporan Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI), dalam Mapping & Database Startup Indonesia 2018, bahwa jumlah startup di Indonesia pada 2018 mencapai 992 startup. Dari jumlah tersebut, tidak sedikit yang merupakan technology provider menghasilkan teknologi digital aplikatif dan solutif bagi Industri Kecil Menengah (IKM). (sin)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Omnibus Law untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru
  • Menaker Tuntut Tenaga Kerja Harus Melek Teknologi
  • Airlangga Pastikan Omnibus Law Ciptaker Memuat Mekanisme Pesangon
  • Gerakan 3 Kali Ekspor Pertanian Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja
  • DPR Janji Libatkan Buruh dalam Pembahasan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja
  • Kadin: Omnibus Law Baik untuk Pengusaha dan Pekerja
  • Kemenko Perekonomian Pastikan Omnibus Law Tak 'Ganggu' Upah
  • Pemerintah Pastikan Upah Minimum Pekerja tak Turun
  • Upah Nominal Buruh Tani pada Desember 2019 Naik 0,13 Persen
  • Bangun Galangan Kapal Pertama di NTT, Industri Butuh 5.000 Tenaga Kerja
  • Menaker Ida Canangkan Bulan K3 Nasional Tahun 2020
  • Menaker Yakin RUU Omnibus Law Perkuat Perlindungan Buruh
  • Onimbus Law Diharap Selesaikan Persoalan Tenaga Kerja
  • Pemerintah Pastikan Libatkan Buruh Bentuk Omnibus Law Bidang Ketenagakerjaan
  • Data BPS: Upah Nominal Petani Naik 0,25 Persen di November 2019
  • Pemerintah Rampingkan 82 UU dan 1.194 Pasal Dalam Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja
  • PERTAMINA TINGKATKAN DAYA SAING TALENTA PAPUA
  • Pertamina Gaet 5 Politeknik Cari SDM Berkualitas
  • Menteri Ida: Kartu Pra-Kerja Solusi Hadapi Otomatisasi
  • Presiden Memonitor Langsung Program Vokasi Tenaga Kerja 2020