Jonan: Sebentar Lagi Premium tak Langka

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2019-11-07
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan, masyarakat, khususnya di Jawa, Bali, dan Madura tidak perlu lagi khawatir terhadap kelangkaan premium mulai 2-4 minggu ke depan.

"Kalau berdasarkan Perpres Nomor 191/2014 memang kewajiban penyaluran Gasoline RON 88 atau Premium setahun 7,5 juta kiloliter adalah di luar Jawa, Madura, dan Bali," katanya di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu petang.

Namun, Jonan mengatakan sudah meminta kepada Pertamina untuk juga tetap melayani pasokan Premium area Jawa, Bali, dan Madura sehingga tidak sampai menimbulkan gejolak di masyarakat karena terjadi kelangkaan.

Hal tersebut diungkapkan Jonan saat meninjau Area Pengatur Beban (APB) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng.

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dikeluhkan masyarakat di sejumlah daerah, termasuk Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, termasuk pembatasan jam pembelian di sejumlah stasiun bahan bakar umum (SPBU).

Menanggapi kelangkaan Premium di sejumlah daerah itu, mantan Menteri Perhubungan itu mengatakan sudah menyampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo yang memberikan arahan agar pasokan Premium ke Jawa, Madura, dan Bali juga diwajibkan.

"Sekarang, arahan dari Bapak Presiden, oke, ubah, menyesuaikan Perpresnya. Premium nanti juga diwajibkan di area Jawa, Madura, dan Bali supaya pasokannya tidak berkurang," katanya.

Jonan menilai kelangkaan BBM jenis Premium yang dikeluhkan masyarakat sebenarnya terjadi karena harga BBM umum, seperti Pertalite berbeda sangat besar ketimbang harga Premium."Kalau bedanya sedikit mungkin enggak masalah, beda harga per liternya. Nanti, segera setelah ini akan wajib lagi, Premium dapat disalurkan ke Jawa, Madura, dan Bali juga," katanya.

Mengenai kelancaran kembali pasokan Premium ke SPBU-SPBU, Jonan memperkirakan untuk implementasinya kemungkinan memerlukan waktu 2-4 minggu lagi untuk menyediakan lagi Premium. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Bangun Infrastruktur sejak 2018, PLN Listriki 6.000 Warga Banyuasin
  • Indonesia dan Denmark Lanjutkan Kerja Sama Energi Terbarukan
  • Sambut Natal dan Tahun Baru, Pertamina Tambah Pasokan Avtur di Bandara Jateng dan Jogja
  • Pertamina Gencarkan Edukasi Gunakan BBM Berkualitas
  • PLN Listriki 2 Desa di Sulawesi Selatan
  • BPH Migas Akan Kembangkan 3 Wilayah Ini Jadi Pusat Gas di Kalimantan
  • NTT Terang 100 Persen pada 2020
  • PLN Jamin Pasokan Listrik Pulau Sangihe Jelang Tahun Baru
  • NTT Bakal jadi Ikon Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
  • PLN Dorong Hidup Ramah Lingkungan di Indonesia
  • PLN Jatim Resmikan Pembangkit Listrik di Sembilan Kepulauan
  • Pertamina Targetkan Seluruh Desa Kepri Miliki Pangkalan LPG
  • Stok BBM-LPG Jelang di Sulsel Jelang Natal dan Tahun Baru Aman
  • Warga Solok Selatan Nikmati Listrik Panas Bumi
  • Pertamina Yakin Kilang Balongan Bermanfaat bagi Warga Sekitar
  • Pertamina Ajukan Tambahan Kuota Solar Subsidi di 2020
  • Target Produksi Migas Pertamina 2020 Capai 923 Ribu Barel
  • Menko Airlangga: Implementasi B30 Bisa Hemat Devisa Rp 112 T
  • Pertamina Pastikan Stok Aman
  • PLN Tandatangani 151 Kontrak PLTS di Papua