KKP Tingkatkan Penyerapan KUR Nelayan

Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-11-13
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com -Menteri Kelautan dan Perikanan, Eddy Prabowo menargetkan bisa meningkatkan penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) nelayan dan pengolahan perikanan. Tahun ini, penyaluran KUR untuk nelayan dan pengolahan perikanan sebesar Rp 2,7 triliun.

Dengan adanya kebijakan kelonggaran suku bunga KUR dan penambahan plafon, maka serapan KUR bisa meningkat dua kali lipat. "Sektor kami, nelayan, aksesnya akan lebih banyak. Pembinaan kami akan rancang jadi para pelaku usaha di sektor ini yang perlu dan butuh akan lebih mudah diakses. Penyerapan kami targetkan bisa dua kali lipat dari saat ini," ujar Eddy di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (12/11).

Eddy menjelaskan dua kali lipat tersebut ditargetkan bisa mencapai Rp 5 triliun. Meski diakui, perlu banyak pembinaan dan proses yang efisien bagi bisnis sektor perikanan agar perbankan bisa lebih mudah memberikan akses pendanaan kepada nelayan.

"Kendala memang ada selain pengetahuan nelayan juga adanya anggapan sektor ini masih sulit dijangkau. Makanya kami mau sederhanakan proses perizinan. Kalau ini sudah kondusif, perbankan bisa masuk," ujar Eddy.

Harapanya kata Eddy, sektor perikanan bisa memberikan kontribusi kepada neraca perdagangan sehingga tak melulu defisit. "Kalau bisa kami genjot, biar ada penghasilan baru dan sektor perikanan bisa ikut menyumbang perbaikan neraca perdagangan," tambah Eddy.

Catatan Kemenko Perekonomian, realisasi penyaluran KUR nelayan hingga September tahun ini sebesar dua persen. Sedangkan menurut catatan KKP, NPL dari sektor perikanan sebesar 1,3 persen. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Pengusaha Harap Omnibus Law Segera Disahkan
  • 11 Importir Teken Perjanjian Penyerapan Gula Petani Tebu
  • Importir Serap Gula Lokal, Kementan: Kualitas Sudah Setara
  • RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang Bagi Pekerja
  • Luhut: Pengembangan 10 Desa Wisata Danau Toba Gairahkan Ekonomi Daerah
  • PPI Jalin Sinergi dengan Hipmi Dorong Ekspor Produk Petani
  • Lebih Murah dari Pertamini, 30 SPBU Mini Pertamina Kini Hadir di Jawa Barat
  • Kepemimpinan Presiden Jokowi Dibutuhkan Tingkatkan Optimisme Pelaku Ekonomi
  • Siapkan Bermacam Stimulus, Pemerintah Dorong UMKM Kembali Memulai Usaha
  • Pemerintah Mulai Garap 10 Desa Wisata di Danau Toba
  • Pengamat Nilai RUU Cipta Kerja Buka Peluang & Norma Baru bagi Pekerja
  • Kemenkeu Catat Aset Negara Capai Rp 10.467 Triliun
  • Kementan Apresiasi Sinergi BBVet Maros dan DPRD Sulsel dalam Pengujian Spesimen Covid-19
  • Wamendes Peran Nelayan Penting Perkuat Ekonomi Desa
  • Kemenperin: Air Minum Kemasan Lokal Memenuhi Standar Mutu
  • Pemerintah Setujui Pembentukan Dua KEK Baru di Batam
  • Demi Ketahanan Pangan, Penyuluh All Out Dukung Food Estate
  • Industri Sawit Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional
  • Food Estate di Kalteng, Menteri Basuki Utamakan Pembangunan Irigasi
  • Pertanian Menjadi Sektor Paling Aman Dari Dampak Pandemi Corona